press enter to search

Kamis, 18/10/2018 10:34 WIB

Presiden Minta Agar Paradigma Petani Masuk ke Sektor Bisnis

Redaksi | Selasa, 12/09/2017 18:51 WIB
Presiden Minta Agar Paradigma Petani Masuk ke Sektor Bisnis Presiden Joko Widodo

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo meminta agar para petani tidak lagi hanya sekedar bercocok tanam, tetapi juga harus masuk ke sektor bisnis atau agrobisnis, sehingga keuntungan yang diperoleh petani bisa meningkat.

"Paradigma inilah yang ingin kita lakukan sehingga petani itu mestinya harus memiliki sendiri industri benih, memiliki aplikasi-aplikasi produksi yang modern, sekarang ini harganya tidak mahal, memiliki penggilingan-penggilingan modern, ini harganya juga tidak mahal kalau di-back up oleh perbankan asal hitung-hitungnya feasible, asal bank masuk ke sana dan dihitung bankable," kata Jokowi dalam pembukaan rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Ratas membahas "Mengkorporasikan Petani" yang diikuti oleh antara lain Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro sejumlah Menteri Kabinet Kerja lainnya ditambah Gubernur Jawa Timur Sukarwo, Gubernur Jawa Tengah Gandjar Pranowo serta pimpinan PT Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) Pangan Terhubung Sukabumi Luwarso.

Rapat itu juga membahas sejumlah langkah terobosan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani.

"Karena kalau kita lihat yang berkaitan dengan kesejahteraan petani, nilai tukar petani adalah masalah yang sangat fundamental dan kalau kita lihat sekian tahun ke belakang, kita selalu berkutat pada on fam-nya," kata Presiden seperti dilansir Antara.

"On fam" yang dimaksud Presiden adalah sektor budidaya mulai dari pengolahan bibit sampai dengan menghasilkan panen. (aliy)

Artikel Terkait :

-