press enter to search

Rabu, 18/09/2019 19:27 WIB

Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 80 Diluncurkan dari Galangan PT Adiluhung

Redaksi | Sabtu, 07/10/2017 12:28 WIB
Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 80 Diluncurkan dari Galangan PT Adiluhung (Inspektur IV Kementerian Perhubungan Imam Hambali dan pejabat terkait menekan bersama-sama tombol sirene sebagai tanda diluncurkannya Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 80 )

JAKARTA (aksi.id) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali meluncurkan kapal perintis GT 2000 di Madura Jawa Timur, Sabtu malam (6/10), oleh Inspektur wilayah IV Kementerian Perhubungan, Imam Hambali.

"Kapal perintis yang diberi nama KM Sabuk Nusantara 80 tepat diluncurkan pada pukul 21.00 WIB di galangan kapal milik PT. Adiluhung Saranasegara Indonesia," ujar Plt. Dirjen Perhubungan Laut, Bay M Hasani melalui keterangan tertulis yang diterima beritatrans.com dan aksi.id, Sabtu (7/10/2017) di Jakarta.

Menurut Bay, peluncuran kapal perintis GT 2000 itu untuk memenuhi kebutuhan logistik antar pulau di Indonesia baik berupa barang maupun penumpang. 

"Kapal menjadi pilihan yang strategis karena transportasi laut adalah transportasi yang dapat mengangkut barang maupun penumpang yang lebih banyak dibandingkan moda transportasi lainnya," ujar Bay.

Lebih lanjut, peluncuran kapal perintis 2000 GT ini merupakan tindak lanjut penandatanganan kontrak pembangunan kapal perintis pada tahun 2015, dan saat ini sudah selesai sekitar 85% dengan nilai anggaran sebesar Rp. 73.700 Miliar.

Menurut Bay, nantinya kapal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung program tol laut agar terwujud konektivitas antara wilayah barat dengan wilayah timur Indonesia yang dapat mengurangi disparitas harga.

Terkait hal tersebut kementerian perhubungan melalui direktorat jenderal perhubungan laut terus berupaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana  transportasi laut, dan salah satu nya dengan pengadaan kapal perintis.

"KM. Sabuk Nusantara 80 ini rencananya akan ditempatkan di wilayah perairan dengan ketinggian gelombang rata-rata di atas 2 meter yang umumnya berada di wilayah Samudera Hindia dan Indonesia Bagian Timur atau Tengah," kata Bay. 

Plt. Dirjen Bay juga memberikan apresiasi atas kerja baik dari galangan kapal PT. Adiluhung saranasegara Indonesia yang di nilai tepat waktu sesuai jadwal dan kontrak yang ada.
 
Sebagai informasi, kapal perintis tipe 2000 GT KM Sabuk Nusantara 80, memiliki panjang (LOA) 68,50 m dan lebar 14 m dapat mengangkut penumpang sebanyak 472 orang dan diawaki oleh 36 orang Anak Buah Kapal (ABK) dengan kapasitas kargo 100 ton serta memiliki kecepatan 12 knot sehingga kapal ini dianggap mampu untuk menjadi solusi pengiriman barang dan penumpang yang andal.(aliy)