press enter to search

Senin, 16/07/2018 15:15 WIB

Dolar AS Dibuka Menguat ke Rp 13.570

Prima | Rabu, 25/10/2017 10:17 WIB
Dolar AS Dibuka Menguat ke Rp 13.570 Ilustrasi rupiah dan dolar

JAKARTA, (aksi.id) - Dolar Amerika Serikat (AS) masih terlalu kuat bagi rupiah. Mata uang Amerika Serikat (AS) tersebut dibuka di level Rp 13.530.

Mengutip data perdagangan Reuters, Rabu (25/10), kondisi dolar AS kemudian menguat tajam terhadap rupiah dengan berada di level tertinggi Rp 13.570. Dolar AS kemudian melemah tipis dan kini posisinya ada di Rp 13.568.

Binaartha Sekuritas dalam risetnya menyebutkan pergerakan rupiah diperkirakan mampu mengalami kenaikan meski tipis. Adanya pelemahan pada laju dolar AS seiring dengan aksi tunggu pelaku pasar terhadap kepastian pengganti Janet Yellen sebagai Gubernur The Fed tentunya sesuai yang diinginkan Presiden AS Donald Trump.

Dalam jajak pendapat, beberapa nama yang muncul sebagai pengganti Yellen adalah Jerome Powell, John Taylor, Gary Cohn, dan Kevin Warsh. Selain itu, juga memperhatikan program reformasi perpajakan pemerintahan Trump.

Sementara dari dalam negeri sendiri, belum adanya sentimen yang terbarukan dimana masih cukup positif sentimen yang ada sehingga hanya memberikan kenaikan tipis pada rupiah.

Sebelumnya disampaikan, sentimen dari Jepang tampaknya memberikan sentimen positif kepada pasar ekuitas namun tidak halnya dengan pasar valas dimana laju dolar AS cenderung berbalik menguat setelah yen terdepresiasi. Laju rupiah pun kembali mengalami pelemahan dan kemungkinan dapat melanjutkan pelemahan tersebut seiring terapresiasinya dolar AS.

Namun demikian, diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas dan tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi penguatan rupiah. Diperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support Rp 13.548 dan resisten Rp 13.530. (Sumber: kumparan).