press enter to search

Senin, 17/12/2018 01:36 WIB

Di Pertemuan Global di Singapura, Elly A Sinaga Ungkap Jokowi Semangat Bangun Infrastruktur

| Senin, 13/11/2017 15:29 WIB
Di  Pertemuan Global di Singapura, Elly A Sinaga Ungkap Jokowi Semangat Bangun Infrastruktur Elly A Sinaga dalam forum dunia di Singapura

SINGAPURA (aksi.id) - Pertemuan pakar dan praktisi transportasi level global digelar dalam hajat bertema Transport Infrastructure and Integraton di Singapura. Akademisi DR Elly Adriani Sinaga termasuk salah satu pakar yang tampil di kegiatan tersebut.

Dalam pertemuan pada 8-10 November 2017 itu menghadirkan pembicara antara lain dari PBB, Bank Dunia, Amerika, Malaysia, Thailand, Singapura,Hong Kong dan Sumitomo.

Kepada aksi.id, Senin (13/11/2017), mantan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Elly A Sinaga mengutarakan dalam pertemuan itu dirinya menyajikan presentasi  berbagai pembangunan transportasi dan tantangannya di Indonesia.

"Saya menyampaikan bahwa Pemerintahan Jokowi-JK amat bersemangat dalam membangun infrastruktur, termasuk infrastruktur transportasi. Dari MRT, LRT, high speed train hingga jalan tol diakselerasi pembangunannya," tutur mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan itu.

Di kawasan Jabodetabek, dia mengemukakan pemerintah juga membangun sistem terintegrasi untuk semua angkutan, termasuk di dalamnya integrasi fisik, tiket, jadwal, pengorganisasian dan sebagainya.

"Hanya saja, first dan last mile dalam menggunakan angkutan umum harus disiapkan tanpa hambatan. Fisrt and last mile adalah dan sarana transportasi dari dan ke tujuan dalam menggunakan transportasi publik.  Eksistensinya akan sangat efektif menekan penggunaan pribadi," ujarnya.

Paralel dengan penyediaan fisrt and last mile, Elly A Sinaga menuturkan dibutukan kebijakan  untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi antara lain melalui road pricing. "Dapat berupa pengenaan tarif tol sangat mahal dan tarif parkir juga berlipat-lipat," jelas mantan Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat, yang kini menjadi akademisi Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Trisakti itu. (awe).