press enter to search

Selasa, 20/10/2020 10:26 WIB

Megawati: Bung Karno Gelar Wayang 2 Bulan Sekali di Istana

Redaksi | Minggu, 28/01/2018 01:02 WIB
Megawati: Bung Karno Gelar Wayang 2 Bulan Sekali di Istana

JAKARTA (aksi.id)  -  Mantan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri mengenang sosok ayahnya, Ir Sukarno atau Bung Karno yang merupakan penggemar fanatik pertunjukan wayang kulit.

Megawati mengatakan, Presiden RI pertama itu memang hobi menonton pagelaran wayang.

Hal itu dikatakan Megawati saat hadir menyaksikan pertunjukan wayang kulit dengan lakon `Bima Jumeneng Guru Bangsa` di kompleks Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1) malam.

Pertunjukan wayang kulit itu digelar untuk memperingati HUT PDIP dan juga memeriahkan ulang tahun Megawati Soekarnoputi yang ke-71.

Ketua Umum PDIP itu bercerita, Bung Karno rutin menggelar pertunjukan wayang di istana negara saat menjabat sebagai Presiden RI guna memenuhi hobinya itu.

"Bisa dikatakan dua bulan sekali di istana, tempat kami dulu tinggal, dia sering menyelenggarakan wayangan," kata Megawati.

Ia juga mengungkapkan pertunjukan wayang kulit yang digelar Bung Karno itu juga dibuka untuk masyarakat umum. 

Sehingga, kata Megawati, seringkali masyarakat membludak memenuhi halaman Istana Negara untuk menyaksikan pertunjukan Wayang kulit bersama Bung Karno.

"Itu juga dihadiri masyarakat banyak, sampai luber sampai banyak yang duduk di lantai, baik di depan maupun di belakang layar," kenang dia.

Megawati meminta agar berbagai pihak, baik pemerintah dan masyarakat generasi millenial untuk melestarikan budaya bangsa Indonesia itu.

Megawati melihat, generasi millenial saat ini sangat minim kepeduliannya terhadap budaya bangsa, salah satunya pertunjukan wayang. Padahal, kata dia, wayang merupakan warisan kekayaan budaya Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan.

"Ini merupakan budaya bangsa kita yang seharusnya terus untuk dilestarikan, karena sebetulnya generasi muda apalagi kalau generasi milenial sekarang harus berperan menjaga budaya kita ini," kata Megawati.

Gelaran wayang kulit ini turut dimeriahkan oleh tiga dalang tersohor bernama Ki Tjahjo Kuntadi, Ki Purbo Asmoro, Ki Anom Dwijo Kangko.

(mia/sumber: cnnindonesia.com).