press enter to search

Minggu, 23/09/2018 09:24 WIB

Pelemahan Rupiah Atas Dolar AS Bisa Sampai Rp 15.000 Per USD

Redaksi | Selasa, 13/03/2018 14:08 WIB
Pelemahan Rupiah Atas Dolar AS Bisa Sampai Rp 15.000 Per USD Ilustrasi

JAKARTA (aksi.id) - Pelemahan nilai tukar mata uang rupiah terhadap uang Amerika Serikat diperkirakan dapat mencapai Rp 15.000 per dolar AS, seperti yang pernah terjadi pada tahun 2015 lalu.
"Untuk rupiah, kami sudah mengestimasi bahwa depresiasi rupiah menuju Rp 15.000 per dolar AS adalah level yang harus diperhatikan," kata Xavier Jean, Senior Director Corporate Ratings S&P Global Ratings, kepada wartawan dalam konferensi pers hari Selasa (13/3/2018).
Ia mengatakan memang pelemahan itu tidak akan secara langsung berdampak terhadap aliran dana asing, tetapi tekanan akan dirasakan berbagai perusahaan yang operasionalnya terkait dengan valuta asing (valas).
Beberapa langkah, seperti lindung nilai/ hedge dan restrukturasi proaktif terhadap utang berdenominasi valas akan diambil oleh perusahaan saat rupiah sudah menyentuh level tersebut.
Hal itu terjadi karena mereka memandang level Rp 15.000/ dolar sebagai level psikologis. Jika rupiah sudah menembus level tersebut, mereka akan kesulitan meneruskan kegiatan usahanya.
Namun, Xavier mengatakan pihak S&P tidak melihat level tersebut sebagai masalah besar layaknya yang terjadi di tahun 2015 karena kondisi fundamental ekonomi Indonesia lebih baik dibandingkan periode tersebut. Justru, isu yang perlu lebih diperhatikan adalah laju depresiasi.
"Tidak hanya memberi tekanan, tetapi kepercayaan diri para investor juga terdampak dengan depresiasi yang cepat," katanya.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat hari Selasa sejalan dengan mata uang kawasan yang menguat terhadap greenback. (aliy/sumber: cnbcindonesia)