press enter to search

Selasa, 11/12/2018 18:42 WIB

Derita Penyakit ALS, Fisikawan Stephen Hawking Bertahan Hidup Selama 50 Tahun

Redaksi | Rabu, 14/03/2018 20:32 WIB
Derita Penyakit ALS, Fisikawan Stephen Hawking Bertahan Hidup Selama 50 Tahun Stephen Hawking

LONDON (aksi.id) - Stephen Hawking, fisikawan Inggris dan pengarang buku ‘Sejarah Singkat Waktu’ (A Brief History of Time), wafat pada usia 76 tahun, menurut keterangan juru bicara keluarga, Associated Press dan AFP melaporkan.

“Dia adalah ilmuwan besar dan pribadi luar biasa yang karya dan warisannya akan hidup untuk tahun-tahun mendatang,” kata anak-anak Hawking, Lucy, Robert dan Tim dalam sebuah pernyataan.

Fisikawan teoritis terbaik pada masanya, Hawking menulis dengan jernih misteri mengenai ruang, waktu dan lubang hitam dalam bukunya “Sejarah Singkat Waktu.” Buku “Sejarah Singkat Waktu” menjadi salah satu buku internasional paling laris dan melontarkan Hawking menjadi salah satu ilmuwan ternama sejak Albert Einstein, menurut Associated Press.

Meski didera penyakit amyotrophic lateral sclerosis, atau ALS yang biasanya fatal, ketika dia berumur 21 tahun, Hawking mengejutkan para dokter dengan bertahan hidup hingga lebih dari 50 tahun.

Fisikawan Selebritas

Ketika berusia 32 tahun, Hawking menjadi anggota termuda Royal Society, lembaga ilmu pengetahuan prestisius di Inggris, pada 1974, menurut laporan AFP. Lima tahun kemudian, dia diangkat menjadi Profesor Matematika Lucasian di Universitas Cambridge. Dia pindah dari Universitas Oxford ke Cambridge untuk belajar teori astronomi dan kosmologi.

Pemegang gelar Profesor Matematika Lucasian sebelumnya adalah ilmuwan Inggris, Isaac Newton.

Jane Wilde Hawking (tengah) mencium mantan suaminya, ahli fisika Stephen Hawking, pada pemutaran perdana di Inggris film
Jane Wilde Hawking (tengah) mencium mantan suaminya, ahli fisika Stephen Hawking, pada pemutaran perdana di Inggris film "The Theory of Everything" yang diambil dari kisah hidup Stephen Hawking, di London, 9 Desember 2014. Aktor Eddie Redmayne, yang memerankan Hawking, menemani.

Hawking bahkan menguji teori gravitasi Newton pada 2007 pada saat berusia 65 tahun ketika dia mengikut penerbangan tanpa bobot di Amerika Serikat sebagai awal penerbangan luar angkasa sub-orbital

Kejeniusan Hawking mendunia dan dia terkenal dengan gayanya yang jenaka ketika menjelaskan ilmu pengetahuan untuk kalangan luas.

Buku “Sejarah Singkat Waktu” yang diterbitkan 1988 bertujuan untuk menerangkan teori fundamental alam semesta kepada pembaca yang bukan dari kalangan ilmuwan. Buku ini diikuti dengan “The Universe in a Nutshell,” pada 2001.

Pindah ke Planet Lain

Stephen Hawking telah merevisi pernyataan yang dikeluarkannya tahun 2016 bahwa manusia perlu pindah ke planet lain dalam waktu 1.000 tahun ke depan karena bumi tidak lagi akan bisa menampung jumlah manusia yang ada sekarang.

Dalam sebuah film dokumenter baru berjudul “Expedition New Earth” atau ekspedisi mencari dunia baru, yang akan disiarkan oleh BBC dalam waktu dekat ini, Hawking mengatakan “dunia akan senang kalau kita bisa menyiapkan koper-koper kita dan pergi ke planet lain tidak dalam 1.000 tahun, tapi dalam 100 tahun mendatang.”

Kalau manusia ingin bisa bertahan, katanya, mereka harus mencari planet lain, karena bumi tidak akan bisa didiami lagi karena perubahan iklim, kemungkinan terkena tabrakan asteroid, epidemi dan pertumbuhan penduduk yang pesat.

Professor Hawking, dalam film dokumenter Expedition New Earth itu minta bantuan pakar ilmu teknik, Danielle George dan mantan muridnya Christophe Galfard untuk mengetahui bagaimana manusia bisa pindah ke planet lain.

Kalau manusia terus tinggal di bumi, kata Hawking, kemungkinan mereka akan punah kalau terjadi peristiwa besar seperti tabrakan dengan asteroid yang terjadi 65 juta tahun yang lalu, yang memusnahkan hewan-hewan raksasa dinosaurus dan banyak jenis kehidupan lainnya. (

Kehidupan Pribadi

Hawking menikah dengan Jane Wilde pada 1965 dan dikaruniai tiga anak. Sayangnya, pernikahan pertama Hawking tidak bertahan. Pasangan itu bercerai setelah 25 tahun menikah. Hawking kemudian menikahi mantan perawatnya, Elaine Mason. Tetapi pernikahan mereka juga diakhiri dengan perceraian setelah muncul tuduhan penyiksaan. Hawking menyangkal tuduhan penyiksaan tersebut.

Kisah cinta antara Hawking dan Wilde diangkat ke layar lebar pada 2014 dalam film “The Theory of Everything.” Aktor Inggris Eddie Redmayne, yang memerankan Hawking dalam film itu, mendapatkan Penghargaan Oscar Aktor Terbaik.[