press enter to search

Jum'at, 20/04/2018 00:37 WIB

Mendikbud Minta Alokasi 100.000 CPNS, Begini Respon Menpan RB

| Selasa, 27/03/2018 13:03 WIB
Mendikbud Minta Alokasi 100.000 CPNS, Begini Respon Menpan RB Guru berdemo di depan gedung DPR/MPR, Selasa (27/3/2018). Foto: twitter @TMCPoldaMetro

JAKARTA (aksi.id) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (Kemenpan RB), mengalokasikan 100 ribu CPNS guru tahun ini.

Sebab, kata Muhadjir, berdasarkan data yang diperoleh Kemdikbud, saat ini Indonesia masih kekurangan 756 ribu guru.

“Kalau diberi jatah kurang dari itu, untuk memenuhi 756 ribu guru honorer yang ada sekarang, maka kita perlu waktu sekitar tujuh tahun. Padahal untuk segera melakukan penataan reformasi di lingkungan sekolah, dibutuhkan guru yang berkelas dunia,” kata Muhadjir saat memberikan pembekalan kepada 300 CPNS di lingkungan Kemdikbud, Senin (26/3) malam, di Jakarta.

Permintaan ini pun dijawab oleh Menpan RB Asman Abnur. Menurutnya pemerintah memang sudah menggarisbawahi pengalokasian CPNS untuk guru. Akan tetapi, sebelum rencana itu direalisasikan, maka terlebih dahulu harus menengok keuangan daerah serta ketersebaran guru.

Untuk keuangan daerah, Asman mengatakan, pemerintah akan memberikan CPNS guru bagi daerah yang memiliki belanja pegawai di bawah 50 persen.

“Saya khawatir kalau belanja pegawainya di atas 50 persen, nanti anggarannya kesedot lagi untuk belanja pegawai,” ujar Menteri Asman.

Sementara terkait ketersebaran guru, Menpan RB bersama Mendikbud akan membuat pemetaan khusus, untuk mengetahui daerah yang masih kekurangan guru.

“Nanti saya akan memetakan dengan beliau (Mendikbud, Red), di mana posisi guru yang benar-benar kurang. Itu yang akan jadi prioritas kami,” terangnya. (lay/sumber: jurnas.com).