press enter to search

Kamis, 19/07/2018 07:05 WIB

Ketua Umum HMI Saddam Al Jihad: Indonesia Tidak Boleh Diobok-obok Asing

| Jum'at, 30/03/2018 16:24 WIB
Ketua Umum HMI Saddam Al Jihad: Indonesia Tidak Boleh Diobok-obok Asing Respiratori Saddam Al Jihad

JAKARTA (aksi.id). - Respiratori Saddam Al Jihad menyatakan siap mengemban jabatan dan menjalankan segala tugas sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2018-2020.

Hal itu disampaikan Saddam saat pelantikan pengurus PB HMI yang digelar di  Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis  29 Maret 2018 malam. 

"Ini adalah amanah dan tantangan yang harus diemban dengan sebaik mungkin," ungkap Saddam.

Ketua Umum baru PB HMI itu mengungkapkan, HMI memiliki kewajiban dalam menjaga proses pembangunan manusia Indonesia yang berdaulat dan berkelanjutan.

"Artinya, Indonesia 2030, Indonesia 2045, Indonesia 2070 dan seterusnya harus terus berkesinambungan," ungkap mantan Ketua Umum HMI Cabang Jatinangor-Sumedang itu.

Sebagai langkah awal, Saddam akan menggalakkan kredo visi HMI Sustainable demi membina generasi bangsa.

"Komitmen HMI adalah untuk merawat masa depan umat dan bangsa. Ini harus terus terjaga, serta berkelanjutan," ucap Saddam.

Saddam menegaskan, HMI harus selalu komit terhadap Pancasila sebagai dasar ideologi negara, dan tetap menjaga kerukunan umat beragama dengan semangat toleransi.

"Hal yang terpenting lainnya adalah tidak boleh bangsa kita diobok-obok oleh bangsa asing," tandas Saddam.

Dia juga menegaskan bahwa HMI harus masuk dalam sendi-sendi komunitas pemuda, melalui gerakan digitalisasi, komunikasi yang humble.

"Tujuan besar Republik ini dalam Pancasila adalah social justice seperti yang dikemukakan pada tujuan HMI, yakni mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT," tuturnya.
 
(mia/sumber: sindonews.com).