press enter to search

Kamis, 21/06/2018 23:24 WIB

Jasa Armada Indonesia Raih Laba Bersih Rp120,41 Miliar Tahun 2017

| Selasa, 03/04/2018 09:09 WIB
Jasa Armada Indonesia Raih Laba Bersih Rp120,41 Miliar Tahun 2017 Kapal milik Jasa Armada Indonesia melayani tongkang batubara

JAKARTA (aksi.id) - Sepanjang tahun 2017, perusahaan di bidang jasa kapal tandu dan tunda, PT Jasa Armada IndonesiaTbk (IPCM) mencatat laba bersih Rp120,41 miliar. Keuntungan itu meningkat 2,86 persen dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp117,06 miliar.

Direktur Utama Jasa Armada IndonesiaDawam Atmosudiro menjelaskan, perolehan laba terutama didukung dari peningkatan pendapatan jasa penundaan 2,57 persen dan penurunan biaya usaha yang sebesar 7,60 persen.

“Memang di dalam perjalanan tahun 2017 banyak naik turun, tapi secara garis besar pelayaran dalam negeri bangkit, bertambah," ujar Dawam dalam acara paparan kinerja perseroan di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Ia mengungkapkan, meski perseroan sudah tidak memperoleh pendapatan jasa pemanduan dari induk usaha yakni PT Pelindo II (IPC), kontribusi dari sektor jasa penundaan malah menunjukkan peningkatan.

Secara total, pendapatan jasa penundaan IPCM meningkat 2,57 persen dari Rp668,2 miliar tahun 2016 menjadi Rp685,4 miliar tahun 2017.

Selain itu, kegiatan angkutan laut (shipping) sudah mulai memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan yakni sebesar Rp34,12 miliar pada 2017, serta ada tambahan dari pengelolaan kapal sebesar Rp19,74 miliar.

Ia menambahkan, dari sisi kinerja pelayanan dan produksi, kapal yang dilayani tahun 2017 sebanyak 27.347 unit atau meningkat 12,75 persen dari tahun 2016 sejumlah 24.253 unit. Jumlah produksi dalam gross ton (GT) juga mengalami peningkatan sebesar 545.246 GT tahun 2017, naik 21,13 persen dibanding tahun 2016 yakni 450.119 GT.

Bisnis utama IPCM adalah di bidang pelayanan jasa pemanduan dan jasa penundaaan dengan pangsa pasar utama berupa kegiatan pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja IPC yang meliputi 11 pelabuhan. Pada 2017, Jasa Armada Indonesiamulai memperluas sayap bisnisnya dengan melayani angkutan laut shipping dan pengelolaan kapal.

(lia/sumber: netralnews.com).