press enter to search

Sabtu, 22/09/2018 08:15 WIB

Tia Ventiana, Kartini Muda yang Menjadi Perwira di Kapal Anthony Veder Belanda

Redaksi | Jum'at, 06/04/2018 12:28 WIB
Tia Ventiana, Kartini Muda yang Menjadi Perwira di Kapal Anthony Veder Belanda Tia Ventiana

IMG-20180405-WA0021

JAKARTA (Aksi.id) – Semangat dan nilai-nilai emansipasi wanita yang diperjuangan RA Kartini kini sudah benar-benar terwujud.

Profesi yang digeluti kaum wanita Indonesia juga setara, bahkan tidak sedikit wanita Indonesia menjadi perwira di kapal-kapal asing.
 
Tia Ventiana, alumni STIP Jakarta dua tahun silam salah satunya. Kartini muda asal Lampung Selatan itu  dipercaya menjadi Mualim 3 di MV Coral Carbonic,  kapal  Anthony Veder, perusahaan pelayaran asal Belanda.

Mantan mayoret Marching Band Gita Sapta Bahari STIP Jakarta itu termasuk taruni berprestasi diangkatannya. Sejak cadet,  Tia begitu biasa disapa, sudah lolos dan setahun praktik di kapal Anthony Veder.

Berkat ketekunan, disiplin serta  kerja yang baik saat cadet, Tia langsung direkrut menjadi karyawan Anthony Veder saat sebelum turun kapal.

Begitu lulus dari STIP Jakarta dan ijazah keluar, Tia bersama beberapa teman eka cadet Anthony Veder yang berprestasi baik langsung terbang ke Belanda dan bergabung dengan Anthony Veder.

Sandar di Pelabuhan Latvia

“Saya menjadi Mualim 3 di kapal MV  Coral Carbonic. Saat ini, kapal sedang  sandar di Latvia,  sambil menunggu muatan atau kargo,” kata Tia menjawab BeritaTrans.com,  Jumat (6/4/2018) malam.

Kapal Anthony Veder  yang biasa membawa CO2 ini, aku dia, memang belum ada operasi, karena masih menunggu kargo. “Jadi, kita bisa agak santai bersama anak buah kapal (ABK) lainnya,” aku Tia.

“Soal hubungan kerja alhmdulilah baik pak. Kita bekerja di atas kapal dengan profesionalisme yang tinggi. Hubungan kerja sama  dengan ABK dari berbagai negara berjalan baik,” sebut Tia.

ABK di MV Coral Carbonic berasal dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia. Nakhoda  asal Belanda, Mualim 1 Latvia. Sedang saya sebagai Mualim 3 dan kami bekerja dengan baik dan  lancar,”  terang Tia.

Kendati begitu, dara cantik ini tak bekerja sendirian di atas kapal, karena ada ABK lain  asal Indonesia. Meski berlayar jauh di negeri orang, tapi masih ada  orang Indonesia bahkan dari almamater yang sama.

 ”Ada alumni dari STIP di kapal ini. Dia adalah  Masinis 3,  senior saya  di STIP Jakarta,” urai dia mantap.

Enjoy di Atas Kapal

Sebagai pelaut wanita,  Tia mengaku bisa bekerja dengan baik dan enjoy. Semua tugas dan tanggung jawab di kapal bisa dijalankan dengan baik dan proporsional.

“Saat ini saya sudah teken kontrak yang keempat di Anthony Veder. Sistem kerja cukup baik. Yaitu 10 minggu di kapal dan 10 minggu di darat;” katanya menambahkan.

Posisi saat ini,  kapal sedang sandar  Latvia, tepatnya di Pelabuhan Skulte.  Sebelumnya kapal Coral Carbonic berlayar dari Swedia, di daerah Eropa Utara.

Menurut Tia, masih terbuka luas kesempatan bekerja sebagai perwira di atas kapal. Banyak kapal asing termasuk di Eropa yang merekrut pelaut wanita bahkan sebagai perwira.

“Soal salary cukuplah dibanding teman-teman yang berlayar di dalam negeri.  Yang pasti digaji dalam Dollar  AS,” katanya tanpa menyebut jumlah nominalnya.

Kalau bicara soal tantangan kerja sebagai pelaut sama saja. “Kerja di sektor lain juga berat dan butuh perjuangan. Selama kita bekerja dengan baik akan dihargai dengan baik pula,” tandas Tia.(helmi)