press enter to search

Selasa, 16/10/2018 13:00 WIB

Setelah 25 Tahun Kapal Pelni Turunkan Penumpang di Tengah Laut, Kini Sandar di Pelabuhan Letung

| Rabu, 11/04/2018 22:53 WIB
Setelah 25 Tahun Kapal Pelni Turunkan Penumpang di Tengah Laut, Kini Sandar di Pelabuhan Letung Untuk pertama kalinya, KM Bukit Raya bersandar di Pelabuhan Letung, Anambas, Minggu (8/4/2018) malam setelah 25 tahun bongkar muat di tengah laut

ANAMBAS - Kapal Motor (KM) Bukit Raya akhirnya bisa sandar di Pelabuhan Letung Kecamatan Jemaja, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau.

Padahal biasanya, KM Bukit Raya biasanya melakukan proses bongkar muat di tengah laut itu.

Setelah ini, KM Bukit Raya dipastikan akan terus sandar di pelabuhan untuk proses bongkar muat barang dan penumpang.

"‎Kalau boleh dibilang, ini merupakan peristiwa bersejarah bagi kami. Bagi kami, kapal ini sudah tidak asing lagi. Banyak kenangan yang kami rasakan selama 25 tahun kapal ini beroperasi melayani kami sebagai masyarakat di perbatasan. Sala satunya, saat kapal ada di tengah laut," ujar Ketua LAM Kecamatan Jemaja, Ubaidillah, Minggu (8/4/2018) malam.

 Ia mengatakan, proses naik turun penumpang dan barang di tengah laut, kerap kali berujung tidak baik.
 
Mulai dari kapal kayu yang menghubungkan penumpang ke kapal yang rusak karena terbentur bagian kapal yang berbahan metal, sampai penumpang yang jatuh ke laut hanya untuk bisa naik ke tangga gantung di sisi samping kapal.

"Mudah-mudahan, ini menjadi momentum baik untuk masyarakat Pulau Jemaja. Tak ada lagi duka bagi penumpang yang ingin naik kapal ini," katanya. 

Nakhoda kapal Bukit Raya Noviansyah Sapriudin mengaku terkejut dengan antusias dan penyambutan yang luar biasa sandar perdana kapal KM Bukit Raya.
 

Proses sandar kapal pun, diakuinya tidak mengalami kendala berarti, tidak seperti saat melakukan sandar perdana di Pelabuhan Midai, Kabupaten Natuna.

"Alhamdulillah, proses sandar di sini berjalan mulus. Sambutannya pun luar biasa," ujarnya.

Vice Presiden PT. Pelni Laode Muhiri pun juga menjamin kapal Bukit Raya akan terus sandar di Pelabuhan Letung, Pulau Jemaja.

 Ia meminta masyarakat untuk tidak khawatir kalau-kalau kapal kembali melakukan bongkar muat di tengah laut.

"Jadi jangan khawatir, selama Anambas dan Natuna masih NKRI, kapal Bukit Raya akan terus melayani masyarakat," katanya. Demikian tribunnews.com memberitakan. (della).