press enter to search

Kamis, 19/07/2018 07:23 WIB

Serunya Bocah TK Islam Sofie Salsabila Eksplorasi Budaya Sunda di Kampung Wisata Cinangneng

| Kamis, 12/04/2018 10:14 WIB
Serunya Bocah TK Islam Sofie Salsabila Eksplorasi Budaya Sunda di Kampung Wisata Cinangneng Siswa TK Islam Sofie Salsabila belajar menari. Foto: aksi.id

BOGOR (aksi.id) - Akhir tahun pelajaran dimanfaatkan siswa TKI Islam Sofie Salsabila untuk membangun kecintaan terhadap kuliner, lingkungan dan budaya Sunda.

Siswa sekolah di Jalan Mangun Jaya Indah Utara, Kompleks Mangun Jaya Indah I, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, itu datang ke Bogor dengan didampingi orang tua dan pengurus POMG dipimpin Puput.

Dari pihak sekolah, tampak kepala TK Yurnita Kasni, AMD, beserta guru Dra. Sumarni dan Sofie Maulida, SPsi. Selain itu, hadir pula pihak yayasan yang mengelola sekolah sejak tahun 1999 itu.

Di Kampung Wisata Cinangneng, Ciampea, Bogor, mereka diperkenalkan begitu banyak budaya Sunda dari lingkungan, budaya hingga kuliner. Mereka antara lain diajarkan membuat wayang dari tangkai pohon singkong.

Hanya dalam tempo beberapa menit saja dilatih, mereka bersama orang tua sudah pandai membuat wayang. "Aku bikin Arjuna. Bagus, kan?" tutur Zaki Almer Pradito, salah seorang siswa.

Mereka juga diajak mengunjungi rumah adat Sunda dan berjalan-jalan di areal persawahan. Di tengah cuaca yang relatif nyaman, mereka tampak ceria melintasi sawah, menanam padi dan ikut kerbau membajak sawah.

Oleh instruktur di obyek wisata itu, siswa juga diajari menari dan menabuh gamelan serta angklung. Tak hanya itu, mereka semakin dibikin semangat dengan belajar membuat kue bugis dan minuman jahe.

"Kami ingin mereka memahami bahwa Indonesia itu begitu kaya dengan bahasa, budaya dan keindahan alam. Mereka juga diharapkan mengetahui tentang kuliner asli Indonesia," tutur Yurnita Kasni didampingi Sumarni.

Sofie Maulida, guru, menambahkan dengan pengenalan budaya dan lingkungan seperti itu maka siswa dirangsang untuk semakin cerdas dan luas wawasannya. "Konsep belajar di kami memang sambil bermain. Siswa betul-betul menikmati masa pertumbuhannya dan secara linear mereka juga terbangun pengetahuannya," tutur Sofie Maulida.

 Berikut keceriaan siswa dan orangtua mengeksplorasi budaya, lingkungan dan kuliner Sunda. (awe).

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait :

-