press enter to search

Sabtu, 22/09/2018 04:11 WIB

Gerbong dan Lokomotif LRT Sumsel Sudah Sampai Pelabuhan Boom Baru

Redaksi | Kamis, 12/04/2018 12:04 WIB
Gerbong dan Lokomotif LRT Sumsel Sudah Sampai Pelabuhan Boom Baru Trainset atau gerbong beserta lokomotif kereta ringan (LRT) untuk lintas Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II – Jakabaring

JAKARTA (Aksi.id) – Trainset atau gerbong beserta lokomotif kereta ringan (LRT) saat ini sudah ada di Pelabuhan Boom Baru Sumatera Selatan. Trainset LRT ini akan digunakan untuk melayani lintas Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II – Jakabaring.

“LRT Sumatera Selatan merupakan LRT pertama yang dibangun di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Zulfikri mengatakan, LRT ini dibangun bertujuan untuk membantu pergerakan masyarakat di wilayah Sumatera Selatan dalam melaksanakan perjalanan, mengintegrasikan penumpang dari Bandara dengan LRT menuju ke lokasi tujuan serta dalam rangka mendukung penyelenggaraan perhelatan besar Asian Games 2018 di Palembang.

Sarana LRT Sumatera Selatan yang diproduksi oleh PT.INKA (Persero) ini berangkat dari Madiun pada tanggal 6 April 2018 lalu. Diangkut dengan kapal laut butuh waktu ± 6 hari untuk tiba di Sumatera Selatan. Setibanya di Sumatera Selatan, 2 train set LRT ini masih harus melalui proses commissioning dan pengujian sebelum dapat dioperasikan.

Untuk pembangunan prasarana LRT Sumatera Selatan, saat ini telah mencapai progres sebesar 89%. Prasarana LRT ini nantinya juga akan melalui serangkaian pengujian dan safety assessment dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Rencananya akan dilaksanakan soft launching di akhir Juni 2018.

Pemerintah berharap, pengoperasian LRT Sumatera Selatan ini dapat menjadi pilihan masyarakat Sumatera Selatan khususnya Palembang untuk mobilitas.

“Dengan kehadiran LRT ini, diharapkan dapat memberikan manfaat secara ekonomis bagi Provinsi Sumatera Selatan. Dan menghadirkan warna baru bagi perkembangan perkeretaapian di Indonesia,” katanya. (aliy)