press enter to search

Rabu, 18/07/2018 04:32 WIB

Tahun 2017, 12 BUMN Rugi Rp5,2 Triliun, di Antaranya Garuda Indonesia Rugi Rp2,88 Triliun

| Minggu, 15/04/2018 07:43 WIB
Tahun 2017, 12 BUMN Rugi Rp5,2 Triliun, di Antaranya Garuda Indonesia Rugi Rp2,88 Triliun Pelayanan on board Garuda Indonesia

JAKARTA (aksi.id) - Sebanyak 12 badan usaha milik negara (BUMN) mengalami kerugian Rp5,2 triliun sepanjang 2017 lalu.

Angka itu menurun dibandingkan dengan periode 2016 yang mencapai Rp 6,7 triliun.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengungkapkan, aset BUMN pada 2017 sebesar Rp 7.212 triliun.

Perusahaan BUMN yang masih mengalami kerugian cukup besar adalah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Garuda Indonesia merugi sebesar USD 213,4 juta atau Rp 2,88 triliun.

Kerugian tersebut diderita Garuda salah satunya lantaran kenaikan harga minyak dunia yang membuat harga avtur turut terkerek.

Kerugian juga disebabkan adanya pembayaran tax amnesty maupun denda pengadilan kasus hukum di Australia.

Sementara itu, PT Krakatau Steel masih mengalami kerugian sebesar Rp 1,15 triliun pada 2017.

Angka itu menurun sebesar 52,08 persen daripada kerugian pada 2016 yang mencapai Rp 2,40 triliun.

(Sumber: jppn.com).