press enter to search

Sabtu, 21/07/2018 01:34 WIB

Bersihkan Tumpahan Minyak Mentah di Teluk Balikpapan, Pertamina Kerahkan 37 Kapal Pembersih

Dahlia | Selasa, 17/04/2018 11:42 WIB
Bersihkan Tumpahan Minyak Mentah di Teluk Balikpapan, Pertamina Kerahkan 37 Kapal Pembersih Foto : istimewa

JAKARTA (aksi.id) – Dirut PT Pertamina Elia Massa Manik mengaku, pihak terus  berjuang guna membersihkan tumpahan minyak mentah di Teluk Balikapapan, Kalimantan Timur  akibat putusnya pipa  minyak milik Pertamina.

“Kami mengerahkan 37 kapal pembersih tumpahan  minyak mentah di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur,” kata Elia Massa Manik  di Jakarta, kemarin.

Kendati begitu, aku Elia Manik, masih ada tumpahan minyak mentah yang belum selesai dibersihkan semuanya. “Yang pasti, Pertamina siap bertanggung jawab dan akan membersihkan perairan Teluk Balikpapan dari tumpahan minta mentah ini,” kata dia.

Elia Manik seperti dikutip dari laman pertamina.com menambahkan,  Pertamina menjalin kerja sama dengan para ahli atau expert untuk mempercepat pembersihan  tumpahan minyak mentah ini.

“Pipa minyak mentah Pertamina yang putus cukup besar  dan isinya tumpah ke laut juga luas. Apalagi setelah terbawa arus air laut, sehingga wilayah yang terdampak cukup luas,” papar Elia Manik.

IMG-20180417-WA0007

37.000 Ha Perairan Terdampak

Di tempat terpisah, anggota Komisi VII DPR Herman  Khaeron mendesak BUMN Pertamina segera membersihkan tumpahan minyak mentah di Teluk  Balikpapan serta dampak negatif yang ditimhulkan.

“Ada puluhan desa serta 37.000 ha wilayah perairan laut di Teluk Balikpapan yang terdampak tumpahan minyak mentah Pertamina. Mereka itu yang harus segera ditangani oleh Pertamina,” seru Herman.

Kini tengah dilakukan investigasi dan audit mendalam terkait kasus putusnya pipa minya mentah Pertamina di Balikpapan ini.  Kasus tersebut jangan sampai terulang kembali.

“Siapapun yang diduga bahkan diputuskan bersalah, harus bertanggung jawab demi kebaikan dan kelangsungan usaha migas serta keamanan biota laut di Teluk Balikpapan ini,” tegas Herman.(helmi)

Keyword Pertamina