press enter to search

Rabu, 18/07/2018 04:24 WIB

Partisipasi Purnawirawan TNI di Pilkada Merupakan Penghargaan dari Masyarakat

| Selasa, 17/04/2018 14:44 WIB
Partisipasi Purnawirawan TNI di Pilkada Merupakan Penghargaan dari Masyarakat

JAKARTA (aksi.id) - Keikutsertaan beberapa Purnawirawan TNI dalam Pilkada tidak boleh mempengaruhi Netralitas Prajurit TNI.

Dalam siaran pers Puspen TNI ke Aksi.id dan BeritaTrans.com, Selasa (17/4/2018), Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengemukakan partisipasi para purnawirawan tersebut memang menunjukkan adanya penghargaan masyarakat terhadap purnawirawan, sekaligus wujud partisipasi aktif dalam politik setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat.

"Namun partisipasi tersebut tidak boleh menyeret TNI ke kancah politik praktis," tegas Panglima TNI , dalam sambutannya yang dibacakan oleh Perwira Staf Ahli Tingkat III Bid. Polkamnas Panglima TNI Laksda TNI Muchammad Richad, S.H., M.M. pada upacara 17-an  di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (17/4/2018).

 Hadi Tjahjanto mengatakan Prajurit TNI harus menjaga netralitas  karena TNI adalah institusi strategis yang memiliki jangkauan sampai ke pelosok nusantara dan mendapat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat.

“Tugas TNI untuk mengamankan dan menjamin suksesnya pesta demokrasi, tidak boleh dirusak oleh sikap yang tidak netral,” tegasnya. 

 Dia menuturkan salah satu tantangan yang dihadapi dalam waktu dekat adalah Pilkada serentak di 171 daerah seluruh wilayah Indonesia termasuk rangkaian Pemilu 2019.

Menurutnya, pesta demokrasi tersebut biasanya akan diiringi dengan meningkatnya suhu politik di tanah air dan kerawanan akan timbul bila hal itu dibarengi dengan berbagai tindakan kontra produktif seperti kampanye hitam dan provokasi serta pengerahan massa yang anarkis.

“Saya minta kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk tidak bersikap reaktif terhadap segala isu yang berkembang dan tetap fokus pada tugas yang diembankan kepada kita sekalian,” ujarnya.        

 Ditambahkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa Prajurit dan PNS TNI harus dapat membawa kesejukan di tengah-tengah masyarakat dengan tidak ikut meneruskan atau menyebarkan isu-isu tidak jelas yang dibuat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Apabila masyarakat meminta konfirmasi, sampaikan penjelasan yang tidak memperkeruh suasana. “Jelaskan bahwa saat ini masyarakat harus lebih dewasa dalam bersikap di media sosial, karena kegaduhan yang timbul justru akan merugikan masyarakat sendiri,” katanya. (awe).