press enter to search

Kamis, 27/06/2019 01:20 WIB

Telkom Bagikan Deviden Rp16,6 Triliun ke Pemegang Saham

| Jum'at, 27/04/2018 22:00 WIB
Telkom Bagikan Deviden Rp16,6 Triliun ke Pemegang Saham Jajaran direksi PT Telkom

JAKARTA (aksi.id) - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp16,6 triliun.

Dividen yang dibagikan pun tergolong fantastis karena rasionya mencapai 75 persen dengan rincian 60 persen atau Rp13,3 triliun dalam bentuk dividen tunai dan 15 persen atau Rp3,3 triliun merupakan dividen spesial. Sisanya sebesar 25 persen atau Rp5,5 triliun merupakan laba ditahan.

Dividen yang dibagikan tercatat yang tertinggi sejak BUMN telekomunikasi itu listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 1995. Sejak 2011, rasio dividen terhadap laba selalu di atas 65 persen. Pada 2017, untuk pertama kalinya rasio dividen perusahaan di atas 70 persen.

Dividen tersebut setara Rp117 per lembar saham. Dengan demikian, rasio dividen terhadap harga saham (dividend yield) mencapai 3,13 persen. Pada penutupan perdagangan sore ini, saham Telkom berada di harga Rp3.730 per lembar.

Dividen tunai dan dividen spesial akan dibagikan kepada pemegang saham yang tetap menggenggam saham Telkom (cum date) hingga 11 Mei 2018. Sedangkan dividen tunai dan dividen spesial akan dibagikan secara sekaligus (payment date) selambat-lambatnya 31 Mei 2018.

Direktur Utama Telkom Alex Sinaga mengatakan, pembagian dividen tersebut karena kinerja Telkom pada tahun lalu cukup memuaskan. Pendapatan usaha mencapai Rp128,3 triliun, tumbuh 10,2 persen dibanding tahun 2016. Pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) mencapai Rp64,6 triliun menjadi Rp64,6 triliun. Sementara laba bersih juga naik 14,4 persen.

“Dari sisi profitabilitas, margin laba bersih meningkat menjadi 17,3 persen. Hal ini menunjukkan tingkat profitabilitas dapat terjaga dengan baik. Performa keuangan yang baik menunjukkan kemampuan perusahaan untuk terus tumbuh di tengah persaingan industri telekomunikasi di Indonesia yang semakin ketat,” kata Alex Sinaga, Jumat (27/4/2018). 

Pada tahun lalu, pendapatan Telkom masih didorong oleh kontribusi pendapatan dari segmen Data, Internetdan jasa informasi dan telekomunikasi yang tumbuh sebesar 28,7 persen. Porsi segmen tersebut mencapai 43,2 persen dari total pendapatan.

"Pertumbuhan layanan Data, Internet & IT Service meningkat seiring dengan makin tingginya smartphone, bertambahnya pelanggan IndiHome secara signifikan dan meningkatnya layanan ICT Solution untuk pelanggan korporasi," ucap Alex.

Keyword Telkom