press enter to search

Rabu, 21/10/2020 06:34 WIB

Ini Dia Kota-Kota di Dunia Sediakan Jalan Tol & Jembatan untuk Pesepeda

Ahmad Bashori | Jum'at, 04/05/2018 07:45 WIB
Ini Dia Kota-Kota di Dunia Sediakan Jalan Tol & Jembatan untuk Pesepeda

HAMBURG (aksi.id) - Kendaraan bermotor yang dulu menjadi simbol kemajuan, kini mencekik kehidupan penduduk kota lewat polusi dan kemacetan. Sebab itu sejumlah kota di dunia membuka ruang bagi sepeda yang murah dan ramah lingkungan.

  • Kopenhagen, Denmark

    Ketika didesain ulang, stasiun kereta Norreport di Kopenhagen tidak hanya memanjakan calon penumpang, tapi juga pesepeda. Selain tempat parkir yang berlimpah, pengguna sepeda juga dimanjakan dengan stasiun pengisian baterai yang berbasis energi ramah lingkungan. Konsep serupa yang diterapkan di sejumlah titik lain di pusat kota menegaskan niat Kopenhagen membebaskan diri dari asap kendaraan

  • Ausstellung FAHR RAD! Die Rückeroberung der Stadt (Opterix/J. Kassenberg)

    Ruhr, Jerman

    RS1 bisa jadi jalan bebas hambatan pertama buat sepeda. Jalur sepanjang 101 kilometer ini menghubungkan sejumlah kota besar di negara bagian Nordrhein-Westfallen di Jerman. Konsep RS1 antara lain mengutamakan pegawai kantoran, turis, mahasiswa dan sukses mengurangi angka kemacetan dan polusi udara.

  • Fahr Rad! Die Rückeroberung der Stadt (Monk Mackenzie Architects)

    Auckland, Selandia Baru

    Te Ara I Whiti alias jalur cahaya dalam bahasa Maori adalah jalur sepeda di Auckland, Selandia Baru, yang dibangun di atas bekas jalan layang. Warna merah jambu yang menjadi ciri khas jalur sepeda ini berasal dari material resin ramah lingkungan yang juga digunakan untuk banyak jalur sepeda lain di dunia.

  • Fahr Rad! Die Rückeroberung der Stadt (NEXT architects /Photo: Jeroen Musch)

    Utrecht, Belanda

    Setiap hari sebanyak 7.000 pengguna sepeda melintasi jembatan Dafne Schippers di Utrecht, Belanda. Jembatan sepeda yang dibangun dengan biaya sekitar 120 milyar Rupiah ini merupakan bagian dari jaringan jalur sepeda Utrecht yang membentang sepanjang 400 kilometer. Hingga 2025 pemerintah kota memperkirakan sebanyak 100.000 dari 345.000 penduduk akan menggunakan sepeda untuk keperluan sehari-hari.

  • Fahr Rad! Die Rückeroberung der Stadt (Adrià Goula)

    Barcelona, Spanyol

    Passeig De St Joan adalah sebuah bulevar di jantung kota Barcelona, Spanyol, yang menjadi proyek percontohan untuk pembangunan berbagai ruas jalan di kota-kota besar di Spanyol. Selain empat jalur kendaraan bermotor, bulevar ini menampung dua jalur sepeda, taman dan zona pejalan kaki. Untuk merampungkan bulevar St Joan, pemerintah kota harus merubuhkan sejumlah bangunan.

  • Fahr Rad! Die Rückeroberung der Stadt ( C. Bruce Forster)

    Portland, Amerika Serikat

    Dengan jaringan jalur sepeda sepanjang 580 kilometer, Portland termasuk satu dari sedikit kota paling ramah sepeda di Amerika Serikat. Jalur sepeda yang menghubungkan pusat kota Portland dengan kawasan urban Milwaukie ini adalah yang paling modern dan tergolong paling ramai dilintasi pesepeda. Berkat investasi pemerintah kota, kini sebanyak 7,5% perjalanan di Portland dilakukan dengan sepeda.

  • Fahr Rad! Die Rückeroberung der Stadt (Photo by Jim Olive, courtesy of Buffalo Bayou Partnership)

    Houston, Amerika Serikat

    Selain Portland, kota ramah sepeda di Amerika adalah Houston yang memiliki 640 kilometer jalur sepeda, termasuk di antaranya Buffalo Bayou Park Trail sepanjang 6,4 kilometer yang melintasi kawasan hijau di jantung kota. Rute sepeda ini pernah tercatat sebagai salah stau jalur sepeda dalam kota paling indah di dunia.(rzn/ap/dw.com).