press enter to search

Jum'at, 19/10/2018 05:00 WIB

Hacker Ambil Kendali CCTV di Jepang

| Selasa, 08/05/2018 09:44 WIB
Hacker Ambil Kendali CCTV di Jepang

TOKYO (aksi.id) - Puluhan kamera pemantau atau CCTV Canon yang terkoneksi dengan internet diretas di banyak kota di Jepang. Para pemilik kamera tak bisa mengendalikan kamera keamanan dari jarak jauh karena diambil alih pelaku.

Kamera Canon yang diretas di seluruh Jepang berjumlah lebih dari 60 unit yang umumnya dipasang di tempat umum, seperti pasar ikan dan fasilitas perawatan. Di antara CCTV yang diretas berada di Kota Yachiyo di Prefektur China dan Kota Ageo, Prefektur Saitama. Peretasan kamera Canon juga dilaporkan terjadi di Hiroshina serta fasilitas untuk penyandang disabilitas di Kobe.

Di Yachiyo, peretasan terjadi sejak 24 April. Pemilik, yakni pemerintah kota, mendapati kata sandi kamera telah diubah. Pemerintah pun memutus koneksi dari kamera ke internet, lalu melapor polisi.

Pelaku juga meninggalkan pesan, "Saya retas, sampai jumpa," begitu pesan tulisan yang terpampang di layar pemilik.

Sejauh ini belum diketahui mengapa para pelaku hanya mengincar kamera Canon dan apa motivasinya. Para pemilik mengeluh tak bisa memantau lokasi dari jarak jauh. Me-reset kata sandi kamera pun tak bisa.

Khawatir semakin banyak CCTV yang diretas, Canon menyarankan kepada pemilik lain untuk segera mengganti kata sandi melalui website resmi perusahaan. Namun terkait penggunaan pribadi, pihaknya tak bisa berkomentar.

Kamera keamanan Canon terhubung dengan internet sehingga pemilik bisa memantau dan mengontrolnya dari jarak jauh, melalui komputer, smartphone, dan alat lain.

Hal yang dikhawatirkan, kamera internet itu hanya menjadi jembatan bagi pelaku untuk masuk ke sistem komputer pemerintah atau perusahaan.