press enter to search

Selasa, 21/08/2018 09:06 WIB

Diduga Pungli CPNS, Pejabat & 2 Anak Buahnya di BKD Kabupaten Garut Ditahan Polisi

| Rabu, 09/05/2018 19:03 WIB
Diduga Pungli CPNS, Pejabat &  2 Anak Buahnya di BKD Kabupaten Garut Ditahan Polisi

GARUT (aksi.id) - Tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), diamankan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polda Jabar karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap CPNS yang akan diangkat menjadi PNS, Selasa (8/5/2018). Mereka dibawa dari Kantor BKD Garut untuk menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar.

Informasi yang diperoleh, para abdi negara ini tertangkap tangan saat melakukan pungli terhadap 149 orang CPNS yang akan diangkat menjadi PNS di lingkungan Pemkab Garut. Namun, untuk menerima SK pegawai, para CPNS dimintai uang oleh oknum PNS. 

Kepala BKD Kabupaten Garut, Buldan Ali Djundjunan mengatakan, tiga pegawai yang diamankan, yakni kepala Bidang Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai bersama dua anak buahnya. Ketiganya dibawa anggota Polda Jabar berpakaian sipil. Namun, Buldan mengaku belum mengetahui alasan polisi mengamankan ketiganya, Sementara pegawainya itu tidak bisa dihubungi melalui telepon selulernya. “Saya tidak tahu terkait masalah apa,” kata Ali.

Sebelumnya, tiga PNS itu sempat dibawa oleh petugas ke Markas Polsek Tarogong Kaler. Kemudian petugas membawanya ke mobil.

Mereka dibawa petugas ke Markas Polda Jabar di Bandung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Ya semua dibawa ke Polda Jabar,” kata anggota Polsek Tarogong Kaler.

Sementara Kepala Bidang Humas Polda Jabar AKBP Turnoyudo Wisnu Andiko, pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena belum mendapatkan laporan ada PNS Garut diamankan oleh jajaran Polda Jabar. “Kami masih cari tahu dan akan kami dalami dulu,” katanya.

Sementara Pejabat Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Uu Saepudin mengatakan, telah mengetahui informasi PNS diamankan oleh polisi karena diduga terlibat kasus suap terkait surat keputusan (SK) pengangkatan PNS.

Dugaan itu perlu diklarifikasi kepada yang bersangkutan untuk memastikan kebenarannya. Namun, dia mempersilakan kepolisian memeriksa PNS di BKD terkait dugaan suap dalam pengangkatan PNS. “Ya diproses hukum sesuai aturan yang berlaku,” kata Uu.

Dia mengungkapkan, informasi awal, ada pemberian uang dari pihak tertentu kepada pegawai BKD. Namun uang yang diberikan itu, tidak diketahui oleh para pegawai di BKD tersebut. “Dia (pemberi) mau apa ke sana enggak tahu,” kata Uu. (dien/sumber: inews.id)

 

Keyword Pungli CPNS