press enter to search

Rabu, 23/05/2018 06:20 WIB

Yayasan Tebar Iman Dukung Wujudkan Generasi Muda Mandiri

Redaksi | Rabu, 09/05/2018 20:11 WIB
Yayasan Tebar Iman Dukung Wujudkan Generasi Muda Mandiri Yayasan Tebar Iman dukung kemandirian generasi muda (foto: ist)

TANGERANG (aksi.id) - Yayasan Tekad Bakti Remaja Insan Mandiri (Tebar Iman) dukung perwujudan generasi muda mandiri dan berakhlak mulia.

Untuknya, mereka mengadakan pelatihan
pendidikan agama dan keterampilan bagi remaja dan anak putus sekolah dari berbagai daerah di Indonesia selama enam bulan.

"Ini sudah masuk pada angkatan ke-23, sejak dimulai pada tahun 1995," jelas Dewan Penasehat Yayasan Tebar Iman
Insan Prakoso di Tangerang, Rabu (8/5/2018).

Pihaknya berharap ada semangat baru dalam diri mereka untuk menerapkan ilmu, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang telah dibekali dan dilatihkan selama masa pendidikan.

Yayasan Tebar Iman berdiri sejak tahun 1995, dan telah melatih lebih dari 900 remaja putus sekolah dengan mengikuti pendidikan keterampilan. Selain mendapat bekal berupa keterampilan yang dapat dipilih sesuai minat, seperti keterampilan otomotif, elektronika, menjahit, serta memasak. Peserta pendidikan juga dibekali pengetahuan kewirausahaan, sehingga diharapkan mereka dapat merintis usaha mandiri dengan bekal keterampilan yang didapat.

Pimpinan LPK Tebar Iman Cholisuddin Yusa menambahkan, awalnya banyak di antara peserta yang berangkat dari daerah masing-masing dengan perasaan bimbang, karena mereka belum paham betul apa yang akan mereka dapatkan dengan mengikuti pendidikan disini. Namun seiring berjalannya waktu, semakin banyak lulusan yang kembali ke daerah masing-masing dengan membawa kabar yang menggembirakan.

"Mereka menyampaikan kepada adik-adik mereka di daerah mengenai pengalaman pendidikan di Yayasan Tebar Iman. Lambat laun kepercayaan mulai tumbuh dari calon peserta didik di daerah, mereka yang putus sekolah namun memiliki tekad menjadi insan mandiri menunjukkan minat untuk berkembang seperti yang telah dicontohkan kakak-kakak mereka sekembalinya mengenyam pendidikan keterampilan dan pelatihan.

Ketua Umum Yayasan Tebar Iman Riza Noor Karim mengatakan, banyak pihak yang memberikan kontribusi sehingga Yayasan dapat menyelenggarakan pendidikan keterampilan bebas biaya.

"Tentu bukan imbalan jasa yang diharapkan oleh guru-pelatih atau pengurus yayasan kecuali keinginan untuk melihat anak didik mereka berkembang menjadi insan yang mandiri, mengatasi keterbatasan kesempatan dan fasilitas," katanya.

Perpisahan dan penutupan pendidikan angkatan ke-23 ditutup pada akhir pekan lalu dengan semarak dan penuh keceriahan. (omy)

Keyword

Artikel Terkait :

-