press enter to search

Rabu, 14/11/2018 03:49 WIB

Kemenhub Bilang Gaji Pelaut Indonesia Rp6-20 Juta

| Kamis, 10/05/2018 01:03 WIB
Kemenhub Bilang Gaji Pelaut Indonesia Rp6-20 Juta Aksi unjuk rasa Pergerakan Pelaut Indonesia di Hari Buruh

JAKARTA (aksi.id) - Pemerintah Indonesia saat ini masih kekurangan banyak lulusan baru untuk bekerja menjadi pelaut.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Dwi Budi Sutrisno menyebutkan gaji untuk lulusan baru pelaut bergantung pada jenis jabatan dan perusahaan.

"Kalau untuk perwira di atas Rp 10 juta, sedangkan yang non perwira antara Rp 6 - 10 juta, itu untuk kerja di perusahaan pelayaran dalam negeri," jelasnya saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (09/05/2018).

Sementara itu, lanjutnya, gaji untuk pelaut yang bekerja di perusahaan asing jauh lebih besar. "Bisa lebih dari Rp 20 juta untuk perwira. Tapi itu relatif ya, kalau perusahaan pelayarannya kecil ya beda lagi," tuturnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) 80% justru bekerja di perusahaan asing.

"Kalau STIP ini 80% bekerja di kapal asing. Jadi dia mendapatkan kompensasi dolar sehingga menjadi devisa bagi negara. Jadi saya improve mereka untuk pandai bahasa inggris supaya bisa berkompetisi," jelasnya di STIP Jakarta hari ini.

Menhub mengatakan lulusan pelaut secara kuantitas sampai saat ini belum mampu mencukup kebutuhan.

"Kuantitasnya belum cukup masih banyak yang belum bahkan di DKI jauh [dari kebutuhan]," kata Menhub.

Di tempat yang sama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan lulusan STIP tahun lalu hanya sekitar 350 pelaut.

"Tahun lalu itu cuma 350, tahun ini saya minta 1.000. Kalau 1.000 itu saya sebar ke seluruh Indonesia, satu kabupaten cuma dapat dua orang lulusannya," jelasnya.  (lay).

Keyword Pelaut Gaji