press enter to search

Selasa, 16/10/2018 02:54 WIB

Iran Pertanyakan Airbus Soal Nasib Pesanan 100 Pesawat Setelah Sanksi dari Amerika

| Sabtu, 12/05/2018 10:34 WIB
Iran Pertanyakan Airbus Soal Nasib Pesanan 100 Pesawat Setelah Sanksi dari Amerika

TEHERAN (aksimid) - Iran berharap ada jawaban dalam beberapa hari mendatang dari Airbus tentang nasib pesanan untuk 110 pesawat yang tampaknya telah dirusak oleh keputusan Amerika Serikat untuk mengembalikan sanksi terhadap Republik Islam.

Sebelumnya Iran Air dan Airbus sepakat pengadaan pesawat bernilai sekitar 18-20 miliar dolar AS pada Desember 2016. Sejauh ini baru  tiga pesawat yang telah dikirimkan. Keterlambatan pengiriman diduga karena adanya persoalan dalam pembiayaan oleh bank.

Pemerintah AS tampaknya melakukan pukulan fatal terhadap transaksi itu setekah pada  Selasa Presiden Donald Trump menarik Washington keluar dari perjanjian nuklir tahun 2015 dengan Iran dan mengatakan akan memberlakukan kembali sanksi terhadap Republik Islam.

Sanksi itu antata lain  hukuman bagi bank dan bisnis melakukan transaksi di Iran. Washington mengatakan juga akan mencabut lisensi untuk Boeing  dan Airbus menjual jet penumpang ke Iran.

Lisensi itu dibutuhkan oleh industri pesawat terbang untuk menjual pesawat komersial ke Iran.  Meskipun Airbus adalah perusahaan Eropa, pesawatnya menggunakan komponen dan teknologi AS.

"Airbus akan mengumumkan keputusannya dalam beberapa hari mendatang,"  cetus penasihat senior untuk Kementerian Jalan Menteri Pembangunan Perkotaan Iran Asghar Fakhrieh-Kashan seperti dikutip kantor berita Fars dan Reuters. (dien).

 

 

Keyword Iran Air Airbus