press enter to search

Selasa, 21/08/2018 09:09 WIB

Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim Dibebaskan dari Tahanan Selasa Pekan Depan

| Sabtu, 12/05/2018 19:49 WIB
  Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim Dibebaskan dari Tahanan Selasa Pekan Depan Anwar Ibrahim

KUALA LUMPUR (aksi.id) - Politisi Malaysia Anwar Ibrahim dikabarkan akan dibebaskan pada Selasa (15/5/2018) pekan depan.

Putri Anwar, Nurul Izzah, memastikan kabar rencana pembebasan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia tersebut, seperti dilaporkan kantor berita Reuters dan cnnindonesia, Sabtu (12/5).

Perdana Menteri Malaysia yang baru terpilih, Mahathir Mohamad, menyatakan seluruh upaya untuk membebaskan Anwar, bekas musuh bebuyutan yang menjadi kawannya dalam pemilihan umum (pemilu) lalu, telah dilakukan termasuk pengampunan dari Yang Dipertuan Agung, Raja Malaysia.

"Ya," kata Nurul Izzah saat ditanyakan kepastian apakah ayahnya akan dibebaskan pada Selasa pekan depan.

Anwar dijebloskan ke dalam penjara dengan tuduhan sodomi pada 2015. Tuduhan tersebut dibantah Anwar dan pendukungnya sebagai bermotif politik.

Nurul Izzah menyatakan pengampunan dari Raja Malaysia diupayakan dengan dasar gugurnya keadilan. Izzah memastikan ayahnya, Anwar Ibrahim, pendiri Partai Keadilan Rakyat (PKR), akan bebas dalam tiga hari mendatang.

Dalam perjanjian dengan koalisi penyokongnya di pemilu Malaysia, Pakatan Harapan, Mahathir menjadi perdana menteri interim dan akan memberikan takhtanya kepada Anwar setelah bebas dari penjara.

Pendiri koalisi Pakatan Harapan itu semula dijadwalkan bebas pada Juni mendatang. Namun, berdasarkan konstitusi Malaysia, seorang narapidana tidak dapat berpartisipasi dalam politik hingga jangka waktu lima tahun setelah bebas, kecuali mendapatkan pengampunan dari raja.

Jika sudah mendapat pengampunan dari raja, pejuang reformasi Malaysia itu kemudian harus mengikuti pemilihan umum sela guna mendapatkan satu kursi di parlemen, syarat untuk menjadi seorang perdana menteri.