press enter to search

Selasa, 21/08/2018 09:07 WIB

Anies Baswedan Kutuk Pengeboman di Surabaya

| Minggu, 13/05/2018 21:23 WIB
Anies Baswedan Kutuk Pengeboman di Surabaya Gubernur Anies Baswedan saat meninjau permukiman yang terbakar di Jakarta. Foto: kompas.com

JAKARTA (aksi.id) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengutuk keras tindakan aksi bom Surabaya yang menimpa tiga gereja yang terjadi Ahad pagi tadi.

Anies juga menyampaikan ucapan bela sungkawa mendalam kepada para keluarga korban.

"Terorisme tidak ada pembenarannya dan tidak ada dalam ajaran agama apapun," kata Anies Baswedan melalui halaman Facebooknya, Ahad, 13 Mei 2018.

Pagi hari ini, terjadi bom bunuh diri tiga gereja di Surabaya, yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno, dan Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro. Polisi menyatakan sedikitnya 11 korban meninggal dan 40 luka-luka.

Kepolisian Daerah Metro Jaya bahkan menyatakan kondisi siaga I di ibu kota dan sekitarnya. Menanggapi hal ini, Anies Baswedan menyatakan dia telah berkomunikasi dengan Kapolda Metro Jaya, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya, Badan Intelijen Daerah (BINDA) DKI Jakarta, dan instansi terkait untuk mengelola risiko dan memastikan keamanan warga.

"Pemprov DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk memastikan kondisi Jakarta akan aman," kata Anies.

Anies Baswedan meminta masyarakat Jakarta tetap tenang dan berkegiatan seperti biasa. Kata dia, aparat keamanan akan bekerja memastikan situasi dan kondisi ibu kota tetap aman dan nyaman.

Dia juga mengimbau masyarakat tidak membuat gaduh dengan menyebarkan berita bohon atau hoax. "Dan tidak menyebarkan foto-foto korban," kata Anies Baswedan menambahkan.

Lebih dari semua itu, Anies menginstruksikan seluruh jajarannya di pemerintah DKI untuk meningkatkan kewaspadaan. Dia meminta warga Jakarta terus memantau apa yang terjadi di sekitar mereka dan melaporkan apabila mendapati hal yang mencurigakan.

"Apabila ada tingkah laku yang dianggap mencurigakan agar segera melapor kepada pihak keamanan di sekitar lingkungan. Mari kita bersama saling menjaga," demikian Anies Baswedan