press enter to search

Kamis, 18/10/2018 09:36 WIB

TB Hasanuddin Juga Desak Deddy Mizwar Soal Sungai Ciitarum

| Senin, 14/05/2018 22:44 WIB
TB Hasanuddin Juga Desak Deddy Mizwar Soal Sungai Ciitarum

DEPOK (aksi.id) - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut dua TB Hasanuddin mengklaim dapat membenahi persoalan pencemaran di sungai Citarum dalam lima tahun. 

"Saya cukup lima tahun saja," kata Hasanuddin dalam debat kedua Pilgub Jawa Barat, di Universitas Indonesia, Depok, Senin (14/5).

Pernyataan Hasanuddin itu menanggapi pernyataan calon gubernur nomor urut empat Deddy Mizwar.

"Jokowi janji tujuh tahun," kata Deddy.

Presiden Joko Widodo telah mencanangkan program Citarum Harum pada Februari 2018. Melalui program ini Sungai Citarum ditargetkan bersih selama 7 tahun.

Hasanuddin yakin dapat membenahi sungai Citarum dengan cara melakukan perbaikan dari sisi hulu. Dia akan merehabilitasi lahan gundul di hulu. 

"Harus ditutup dulu lahan," katanya.

Debat soal kerusakan Sungai Citarum dimulai ketika Hasanuddin mempertanyakan janji Deddy Mizwar lima tahun silam, ketika mencalonkan diri sebagai wakil gubernur Jawa Barat bersama Ahmad Heryawan. 

Ketika itu, Deddy Mizwar memiliki program bahwa air di Sungai Citarum bisa diminum. Hasanuddin kemudian menyindir Deddy. 

"Iya minumnya sambil bawa air mineral," kata Hasanuddin.

Namun, Deddy tetap mengklaim bahwa air sungai Citarum bisa diminum. "Di Cisanti mata airnya bisa diminum," kata Deddy.

Deddy mengatakan bahwa Sungai Citarum memerlukan perhatian dari pemerintah pusat.

Sementara Dedi Mulyadi menambahkan bahwa dia memiliki cara untuk membenahi Citarum.

Persoalan Citarum menurut Dedi berasal dari hulu di mana terjadi perambahan hutan, dan beralih menjadi kebun sayur. 

"Pertama masyarakat di sekitar hutan dikasih pekerjaan baru, harian lepas minimal Rp1,5 juta per bulan dan bisa dengan penanaman kopi satu juta pohon kopi 
nilainya Rp 14 miliar per tahun," katanya.

(dien/sumber: cnnindonesia.com).