press enter to search

Jum'at, 16/11/2018 00:22 WIB

Mobil Teroris Diperiksa Jihandak Gegana Brimob Polda Riau

| Rabu, 16/05/2018 14:51 WIB
Mobil Teroris Diperiksa Jihandak Gegana Brimob Polda Riau Mobil minibus yang digunakan pelaku teror dalam kondisi rusak di depan pintu masuk Polda Riau, di Pekanbaru, Riau, Jumat (16/5/2018). (Foto: Antara)

PEKANBARU (aksi.id) - Tim Jihandak Gegana Brimob Polda Riau memeriksa minibus putih yang digunakan terduga teroris saat berupaya menyerang Markas Polda Riau, Rabu (16/5/2018) pukul 09.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan dengan sangat hati-hati, serta mendapat pengawalan ketat dari personel Polda Riau bersenjata lengkap laras panjang.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Sunarto mengatakan, tim Jihandak masih menyelidiki isi dari mobil tersebut. Polisi sempat menemukan kabel berikut sebuah kotak. Namun, Sunarto mengonfirmasikan belum dapat memastikan kotak itu bahan peledak atau bukan.

"Dari pemeriksaan ada rangkaian kabel, ada kotak kosong. Masih didalami," ujarnya.

Begitu juga terkait informasi adanya seorang terduga teroris yang mengenakan pelindung tubuh, dia mengatakan masih didalami petugas. Terduga teroris yang mengenakan pelindung tubuh tersebut merupakan satu dari empat terduga teroris yang tewas ditembak polisi. Bedanya, jasad terduga teroris itu masih berada di halaman Mapolda Riau, sedangkan tiga teroris yang tewas telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangara.

Areal sekitar jasad terduga teroris yang mengenakan pelindung tubuh telah dipasang garis polisi. Begitu juga dengan areal minibus putih yang ringsek pada bagian depan.

Polda Riau menyebut seorang anggotanya atas nama Ipda Auzar meninggal dalam serangan teroris yang terjadi pada Rabu pukul 09.00 WIB. Selain itu, dua personel lainnya Brigadir John Hendrik dan Kompol Farid Abdullah mengalami luka akibat tebasan senjata tajam pada jari tangan dan bagian kepala. Termasuk juga dua wartawan, Rian Rahman dan Rachmadi.  

Brigadir John Hendrik merupakan anggota Propam Polda Riau, sedangkan Kompol Farid personel Bidkum Polda Riau. Keduanya masih dalam proses penanganan medis di RS Bhayangkara Polda Riau.

Keyword Teroris Brimob