Anak tiri mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, baru-baru ini tengah menjadi sorotan. Melalui unggahannya di Instagram, Azrene Ahmad membeberkan kehidupan mewah Najib dan istrinya, Rosmah Mansor.
Putri Rosmah dari pernikahan sebelumnya itu mengunggah foto kedua orangtuanya dengan tulisan `Reap what you sow` atau `Tuai apa yang kamu tanam`. Dalam keterangan fotonya, Azrene menuliskan kesaksiannya tentang kehidupan Najib dan Rosmah.
"Saya tumbuh besar dengan mereka, mencintai mereka, menghormati mereka. Ada momen saat saya rela mengorbankan diri untuk mereka. Seiring bertambahnya usia saya, keegoisan dan kerakusan mereka semakin terlihat," tulisnya dalam unggahan Jumat (11/5).
Azrene mengaku telah mengalami kekerasan baik mental maupun fisik yang menguras emosinya. Ia juga mengungkapkan berbagai percekcokan yang terjadi antara Najib dan istri keduanya, Rosmah.
Azrene Ahmad, anak tiri Najib Razak (not cover)Azrene Ahmad, anak tiri Najib Razak (Foto:Instagram @azrene_ahmad)
Tak hanya masalah keluarga, Azrene membeberkan permainan bisnis yang dilakukan kedua orangtuanya demi kekayaan pribadi semata.
"Saya menyaksikan banyaknya jabatan tangan, dan perjanjian (bisnis) yang mereka buat untuk memenuhi keserakahannya. Jumlah uang yang ada dalam koper dikucurkan layaknya air untuk kepentingan mereka sendiri, bukan kepentingan rakyat," lanjut dia.
Azrene menyebut uang yang didapat Najib dan Rosmah dibelanjakan untuk berlian dan menyogok pejabat agar kekuasaan mereka bertambah. Bahkan, pasangan itu tak ragu untuk menjodohkan Azrene ke pihak-pihak yang dapat memberikan mereka keuntungan politik dan sosial.
"Usaha-usaha yang sudah tak terhitung lagi jumlahnya untuk menikahkan saya dengan pelamar dengan bayaran tertinggi, atau bahkan pejabat yang memiliki kekuasaan," katanya.
Namun, saat Azrene akhirnya menikah dengan pasangan pilihannya, bayang-bayang Najib dan Rosmah masih menghantui. Ia mengaku keluarganya dipermalukan dan difitnah dengan cara keji oleh Rosmah dan oknum-oknumnya.
"Terlalu banyak cara-cara `kreatif` yang digunakan untuk meneror kami dan menghalangi kami untuk mencari nafkah bagi anak-anak," aku Azrene.
PM Malaysia Najib RazakPM Malaysia Najib Razak (Foto:REUTERS/Nikhil Monteiro)
Ketika Azrene mencari pertolongan dari Najib, ayah tirinya itu justru menutup mata dan telinganya. Presiden Partai UMNO itu menolak membantu Azrene karena terlalu takut kepada istrinya.
"Bahkan ia terlalu takut untuk membela hak rakyat ketika ia menyadari ada yang salah di 1MDB," bebernya.
Selain perilaku kedua orangtuanya, Azrene juga mengungkapkan perannya dalam membawa kabur sejumlah aset ke luar negeri. "Saya beritahu ke kalian, membawa uang atau bahkan sepatu kristal secara diam-diam ke luar negeri itu tidak mudah," ungkapnya.
Sampai saat Azrene merasa `teror` itu menjadi beban yang tak tertahankan, ia memutuskan untuk pergi. Ketika pergi dari rumah, ia memperingatkan pada kedua orangtuanya bahwa karma akan datang.
"Seseorang dipilih dan berkuasa karena rakyat. Mereka (ada) untuk melayani rakyat, bukan sebaliknya. Tuhan akan menghukum kalian," tegasnya.
"Kamu tuai apa yang kamu tanam. Tidak sepersen pun kurang atau lebih. Tuhan telah menjawab doa rakyat," tutupnya.
Najib Razak dan Rosmah MansorNajib Razak dan Rosmah Mansor (Foto:Mohd Rasfan/AFP)
 
Sebelumnya, Najib secara konsisten membantah terlibat dalam kasus 1MDB. Kasus tersebut bermula dari laporan media Wall Street Journal yang menuding ada sekitar dana USD 700 juta atau setara Rp 9,8 triliun mengalir ke rekening pribadi Najib dari 1MDB.
Bukan cuma itu, Najib dan kroninya dituduh menggelapkan dana hingga USD 4,5 miliar dalam sebuah skema yang rumit dan melibatkan operasi di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat.
Pada 2015, Komisi Antikorupsi Malaysia sempat menyatakan tak ada uang yang ditransfer dari 1MDB ke rekening Najib. Namun pada 2016, FBI menggelar investigas terhadap kasus 1MDB. FBI mencoba memecahkan misteri keterlibatan beberapa bankir dan bank di AS dalam memfasilitasi transaksi di 1MDB.
Usai investigasi, pemerintah AS memutuskan menyita sejumlah aset seperti real estate hingga karya seni yang diduga dibeli menggunakan uang hasil korupsi 1MDB.

(ny/sumber/Kumparan.com)