press enter to search

Kamis, 18/10/2018 09:43 WIB

Menpan RB Asman Abnur Berharap STIP Jadi PT Yang Andal dan Dukung Poros Maritim Dunia

Redaksi | Rabu, 23/05/2018 15:25 WIB
Menpan RB Asman Abnur Berharap STIP Jadi PT Yang Andal dan Dukung Poros Maritim Dunia Menteri Pendayaguaaan Aparatur Negara dan reformmasi Birokrasi (Manpan RB) Asman Abnur

JAKARTA (aksi.id) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformmasi Birokrasi (Manpan RB) Asman Abnur berharap kampus Sekolah Tinggi Ilmu pelayaran (STIP) menjadi lembaga perguruan tinggi yang handal dan dibanggakan di Indonesia dan di dunia.  STIP juga harus mampu melahirkan SDM profesional yang siap mendukung program Poros Maritim Dunia.

“STIP Jakarta menerapkan sistem pendidikan terapan (vokasi) di bidang Pelayaran yang mencetak lulusan siap kerja di dunia pelayaran baik nasional maupun internasional, yang berarti harus dapat menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Mnpan RB Asman Abnur di Jakarta.

Dikatakan, STIP tidak hanya mendidik dalam bidang pengajaran tetapi juga harus memulai suatu tradisi kegiatan baru yang sangat penting yaitu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, lanjut Menpan Asman, Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia. “Untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, Presiden Joko Widodo mengeluarkan program-program utama yang terdiri dari, penegakan dan pengendalian kedaulatan wilayah laut NKRI, revitalisasi sektor-sektor ekonomi kelautan, penguatan dan pengembangan konektivitas maritim, rehabilitasi kerusakan lingkungan dan konservasi biodiversity, serta peningkatan kualitas dan kuantitas SDM kelautan, “ungkapnya.

sepeti dilasnir laman menpan.go.id, Menteri Asman mengatakan, peningkatan kemampuan pengendalian laut di bawah yurisdiksi nasional merupakan prioritas utama dan pertama dalam mewujudkan konsep Poros Maritim Dunia.” Dalam masa damai dan era global saat ini, pengendalian laut berarti penegakan hukum, menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran sekaligus stabilitas keamanan bagi kelancaran perhubungan dunia,” tambahnya.

Maka dari itu Menteri Asman berharap, para lulusan STIP ini sebagai ujung tombak pengawal maritim Indonesia. “Disamping itu, lulusan STIP harus memiliki kemampuan menganalisis data, kemampuan artificial intelijen dan yang tak kalah pentingnya, Taruna STIP harus memiliki softskill flexibility dan sistem sustainability yang artinya kedepan harus bisa memiliki kemampuan adaptasi terhadap perubahan termasuk di tahun 2025, “tandas Asman.(helmi)