press enter to search

Selasa, 14/08/2018 20:58 WIB

Begini Kronologinya Ketua DPC Partai Hanura & Gerindra Banyuwangi Bercanda Bom di Pesawat Garuda

| Kamis, 24/05/2018 06:01 WIB
Begini Kronologinya Ketua DPC Partai Hanura & Gerindra Banyuwangi Bercanda Bom di Pesawat Garuda Ketua DPC Partai Hanura Banyuwangi Basuki Rahmad (Baju biru lengan panjang)/Foto: Istimewa

BANYUWANGI (aksi.id) - - Dua anggota DPRD Banyuwangi diamankan pihak keamanan Bandara Banyuwangi, karena mengaku hanya bercanda membawa bom.

Dari pemeriksaan, mereka berdua juga diketahui sebagai Ketua DPC Partai Hanura Banyuwangi dan Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi.

Ketua DPC Partai Hanura Banyuwangi tak lain adalah Basuki Rachmad. Sedangkan Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi, Naufal Badri.

Keduanya diamankan karena melempar guyonan soal Bom. Basuki bercanda soal bom sesaat setelah dia dinyatakan aman melalui pintu pemeriksaan.

Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi, Naufal Badri membuat pernyataan.

Namun ia justru berulah saat melihat rekannya, Riefa yang juga anggota DPRD Banyuwangi, masih diperiksa barang bawaannya, di lokasi yang sama.

Saat itu Basuki mengatakan kepada petugas jika isi tas Riefa adalah bom. Saat ditanya balik oleh petugas, Basuki justru menegaskan hingga tiga kali jika isi tas Riefa adalah bom.

"Meski ditegur jika dilarang bercanda soal bom di Bandara, dia justru melemparkan kata-kata jika akan menendang petugas," jelas Kapolsek Rogojampi, Kompol Suharyono.

Ada pun Naufal Badri, diamankan saat melempar candaan kepada pramugari jika tas yang dibawanya berisi bom.

Ulah Naufal Badri itu dilakukan bersamaan saat petugas keamanan meminta Basuki untuk tidak naik ke pesawat. Akhirnya, kedua orang tersebut diminta untuk turun dari pesawat.

"Mereka dinyatakan tidak clear untuk ikut penerbangan," pungkasnya.

(ani/sumber: jatimnow.com).