press enter to search

Jum'at, 21/09/2018 14:36 WIB

KPK Sita Duit Rp1,9 Miliar dari Rumah Dinas Bupati Bengkalis Amril Mukminin,

| Jum'at, 01/06/2018 21:40 WIB
KPK Sita Duit Rp1,9 Miliar dari Rumah Dinas Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Bupati Bengkalis Amril Mukminin

JAKARTA (aksi.id)  - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, pada hari ini. Penggeledahan dilakukan sejak siang hingga malam hari ini.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, dari penggeledahan tersebut, tim menyita uang sebesar Rp1,9 miliar. Diduga, uang tersebut berkaitan dengan kasus dugaan suap proyek peningkatan Jalan Batu Panjang‎-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bangkalis, tahun anggaran 2013-2015.

"Dari lokasi tersebut ditemukan uang sekitar Rp1,9 miliar yang akan didalami lebih lanjut keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani," kata Febri melalui pesan singkatnya, Jumat (1/6/2018).

Febri mengakui, penggeledahan tersebut masih berkaitan dengan kasus dugaan suap yang menyeret Sekretaris Daerah (Sekda) Dumai, M Nasir. KPK pun masih mendalami temuan uang di rumah Bupati Bengkalis tersebut dengan kasus ini.

"Kegiatan penggeledahan merupakan salah satu tindakan yang dilakukan untuk pengumpulan bukti-bukti lebih lanjut," terangnya.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek peningkatan Jalan Batu Panjang‎-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bangkalis, tahun anggaran 2013-2015. Dua tersangka tersebut adalah Sekda Dumai, M Nasir dan Dirut PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar.

Keduanya diduga melakukan tindak pidana suap pembangunan peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, tahun anggaran 2013-2015. Atas perbuatan keduanya, negara diduga merugikan negara hingga Rp495 miliar. Demikian okezone.com memberitakan. (via).

 

Artikel Terkait :

-