press enter to search

Senin, 20/08/2018 06:50 WIB

Pemprov DKI Kucurkan Rp500 Miliar untuk Guru Honorer, PHL, Pasukan Warna & PPSU

| Selasa, 05/06/2018 23:46 WIB
Pemprov DKI Kucurkan Rp500 Miliar untuk Guru Honorer, PHL, Pasukan Warna & PPSU Sandiaga Uno bersama PNS Pemprov DKI

JAKARTA (aksi.id).- Pemprov DKI Jakarta bakal menggelontorkan dana sekitar Rp500 miliar lebih untuk tunjangan hari raya (THR) bagi para guru honorer, pegawai harian lepas (PHL), pasukan warna, dan juga petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) yang bekerja di Ibu Kota.

Angka tersebut didapat dari hasil penghitungan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta.

“THR lagi dihitung. Tadi saya cek sama Pak Michael (Kepala BPKD DKI Jakarta Michael Rolandi—red) besarannya itu antara Rp500-an miliar. Nanti tolong dicek (detailnya) sama Pak Michael,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, di Balai Kota Jakarta, Senin (4/6/2018) malam.

Politikus partai Gerindra itu menuturkan, uang THR yang akan diberikan kepada para tenaga honorer tersebut merupakan dana yang berasal dari APBD Provinsi DKI Jakarta. “Dapat THR dan BPA-nya itu kan masing-masing dinas. Nanti masing-masing dinas yang akan mengeksekusi. Tapi mereka semua dapat, dan minggu ini akan dapat (segera cair). Kalau tanya anggarannya dari mana? Ya dari APBD,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga juga mengingatkan PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta—yang memiliki kelebihan rezeki dan masuk kategori muzaki—untuk membayar zakat. Sebab, kata dia, zakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masayarakat Ibu Kota secara signifikan.

“THR pada dapat. Jangan lupa bayar zakatnya. Jangan lupa. TKD (tunjangan kinerja daerah) pada dapat, jangan lupa bayar zakatnya. Karena seperti dijelaskan oleh Pak Aries Muftie (ahli ekonomi syariah Indonesia—red), ternyata zakat itu bisa menggerakkan ekonomi. Korea menggerakkan ekonominya itu mirip-mirip seperti konsep zakat ini. Dalam lima tahun, mereka bisa mengentaskan kemiskinan, alhamdulillah,” kata Sandi.