press enter to search

Senin, 17/12/2018 00:02 WIB

Kurs Rupiah Rp13.878/Dolar AS

| Kamis, 07/06/2018 11:36 WIB
Kurs Rupiah Rp13.878/Dolar AS BI telah melakukan intervensi ganda atau dual intervention di pasar valas dan Surat Berharga Negara (SBN) untuk terus menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS

JAKARTA (aksi.id) - Nilai tukar rupiah di pasar spot pada perdagangan, Kamis (7/6/2018) melemah meski dolar Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan menyusul recana Bank Sentral Eropa yang akan mengurangi stimulus moneternya.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 10.06 WIB, rupiah terdepresiasi 25 poin atau 0,18 persen menjadi Rp13.878 per dolar AS. Saat pembukaan, rupiah diperdagangkan ke level Rp13.868 per dolar AS.

Posisi pada akhir sesi kemarin, rupiah sempat menetap ke level Rp13.853 per dolar AS. Rentang pergerakan rupiah hari ini adalah Rp13.860-13.879 per dolar AS.

Adapun Yahoo Finance mencatat, rupiah melemah 25 poin atau 0,18 ke Rp13.873 per dolar AS. Di awal sesi, rupiah diperdagangkan Rp13.850 per dolar AS.

Rupiah pada akhir sesi kemarin sempat singgah ke level Rp13.848 per dolar AS. Rata-rata pergerakan rupiah hari ini adalah Rp13.843-13.876 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah menguat 7 poin menjadi Rp13.868 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.875 per dolar AS.

Sebagai informasi, kurs dolar AS terus melemah pada akhir perdagangan Rabu (6/6/2018) waktu setempat tertekan reli euro menyusul berita bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengurangi stimulus moneternya tahun ini.

Kepala ekonom ECB Peter Praet mengatakan pada Rabu (6/6/2018) bahwa bank sentral akan membahas, apakah akan melonggarkan pembelian obligasi secara bertahap dalam pertemuan kebijakan 14 Juni mendatang, menurut Reuters.

Mata uang bersama naik 0,5 persen terhadap dolar AS di perdagangan terakhir, di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan terbesar terhadap dolar AS sejak pertengahan Februari.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,22 persen menjadi 93,668 pada akhir perdagangan.

Sementara itu, para investor mencerna data ekonomi AS terbaru.

Defisit perdagangan barang dan jasa internasional AS menurun menjadi 46,2 miliar dolar AS pada April dari angka dirivisi 47,2 miliar dolar AS pada Maret, karena ekspor miningkat dan impor menurun, Departemen Perdagangan melaporkan pada hari Rabu.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1769 dolar AS dari 1,1714 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3410 dolar AS dari 1,3393 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7663 dolar AS dari 0,7615 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,19 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,74 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9859 franc Swiss dari 0,9846 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2950 dolar Kanada dari 1,2973 dolar Kanada.

(lia/sumber: inews.id).

Keyword Kurs Rupiah