press enter to search

Senin, 17/12/2018 16:20 WIB

Turki Marah Atas Keputusan Austria akan Tutup 7 Masjid & Usir Puluhan Imam

| Senin, 11/06/2018 03:15 WIB
Turki Marah Atas Keputusan Austria akan Tutup 7 Masjid & Usir Puluhan Imam Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan

WINA (aksi.id) - Selain akan menutup tujuh masjid, Pemerintah Austria mengatakan 60 dari 260 imam masjid di negara itu sedang diselidiki, 40 di antara mereka merupakan bagian dari Asosiasi Budaya Turki-Islam.

"Masyarakat paralel, politik Islam dan kecenderungan radikal tidak mempunyai tempat di negara kami, " kata Kanselir Austria Sebastian Kurz, Jumat (08/06).

masjid di winaHak atas fotoAFP
Image captionSebuah masjid di salah-satu sudut kota Wina, 14 April 2017.

Langkah Austria ini sontak dikritik oleh Turki. Juru bicara presiden Ibrahim Kalin menyampaikan kecaman lewat Twitter.

Menurutnya, keputusan itu mencerminkan gelombang islamofobia, rasisme dan diskriminasi di negara tersebut.

Hubungan kedua negara memburuk selama beberapa tahun terakhir.

Dalam kampanye pemilihan umum tahun lalu, Kurz menitikberatkan pada kekhawatiran akan arus pendatang dan integrasi Muslim. Partai konservatif pimpinannya, Partai Rakyat (ÖVP), membentuk koalisi pemerintah dengan partai kanan jauh Partai Kebebasan (FPÖ).

Kurz menghendaki Uni Eropa membatalkan negosiasi keanggota Turki - sikap yang membuat marah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (BBC).

Keyword Austria Turki