press enter to search

Senin, 25/06/2018 20:27 WIB

Kapolri Perintahkan 2 Kapolda Tembak Mati Begal Pemudik Lebaran

| Senin, 11/06/2018 14:25 WIB
Kapolri Perintahkan 2 Kapolda Tembak Mati Begal Pemudik Lebaran

CILEGON (aksi.id) - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Lampung dan Kapolda Sumatera Selatan untuk menindak tegas pelaku kriminal terhadap para pemudik yang melintasi kawasan tersebut. Aksi kriminalitas yang dimaksud Kapolri yakni begal dan pelemparan batu ke kendaraan pemudik.

Untuk itu, Kapolda Lampung diminta menggelar operasi khusus mencegah aksi kriminalitas saat masa mudik Lebaran tahun ini.

Menurut Tito, para pemudik, terutama yang menggunakan sepeda motor, lebih memilih menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakaheuni pada malam hari. Sehingga, mereka akan melintas di Jalan Lintas Sumatera pada siang hari untuk menghindari kerawanan aksi kriminalitas.

"Tapi kami sudah melaksanakan Operasi Cipta Kondisi. Saya perintahkan Kapolda Lampung dan Kapolda Sumsel lakukan operasi khusus begal. Kalau melawan tembak mati," ujar Tito saat meninjau pelaksanaan mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Senin (11/6/2018).

Menurut Tito, daerah yang paling rawan terjadinya aksi kriminalitas yakni di wilayah Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Tito pun akan menagih laporan ke Kapolda Lampung terkait pelaksanaan operasi khusus begal ini. "Nanti kami akan ke Polda Lampung, akan kami tagih," ucap Tito.

Siang tadi Kapolri bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meninjau arus mudik di Pelabuhan Merak di Cilegon, Banten.

Usai mengunjungi Merak, Kapolri beserta rombongan bertolak ke Pelabuhan Bakauheuni, Lampung untuk meninjau arus mudik di sana.

Keyword Kapolri