press enter to search

Senin, 25/06/2018 11:16 WIB

4 Oknum Brimob yang Keroyok 2 Sabhara Diamanakan Satbrimobda Jambi

| Senin, 11/06/2018 20:07 WIB
4 Oknum Brimob yang Keroyok 2 Sabhara Diamanakan Satbrimobda Jambi Ilustrasi pengeroyokan

MERANGIN (akso.id). - Pihak Brimob Detasemen B Pelopor Pamenang langsung mengambil tindakan tegas terhadap 4 anggotanya yang mengeroyok dua anggora Sabhara Polres Merangin, Jambi. 

Kompol Asep Sudjarwadi Komandan Detasemen B Pelopor saat dihubungi membenarkan jika ada anggotanya berbuat diluar batas. 

"Masalah kemarin sudah diselesaikan di tingkat satuan atas, jadi anggota-anggota yang bermasalah tersebut saat ini dalam proses disiplin di Satbrimobda Jambi, dan dipastikan dapat hukuman berat," jelas Asep saat dihubungi via telepon selulernya.

Menurut Asep, dirinya juga menyesalkan tindakan diluar batas yang dilakukan anggotanya. "Sebagai pimpinanannya, saya meminta maaf baik kepada institusi Polres Merangin mau pun dengan pihak keluarga korban. Saya berharap kedepannya hal ini tidak terjadi lagi karena mencoreng nama kesatuan," pungkasnya.

Dari data yang dihimpun menyebutkan pengeroyokan berawal dari kedatangan pelaku ke kosan korban sekitar pukul 02.30 WIB di belakang Kantor Bupati Merangin.

Pelaku bertemu korban di kosan dan menanyakan rekan korban bernama Adi yang juga leting satu angkatan korban, kemudian dijawab korban bahwa Adi tidak ada.

Mendengar jawaban korban, membuat pelaku tersinggung dan emosi lalu pelaku bersama rekannya langsung memukuli korban hingga babak belur. 

Akibat kalah jumlah dua korban yakni Bripda Ridwan dan Bripda Dodi tidak berdaya, sehingga korban menderita luka di bagian kepala, badan hingga harus dirawat kerumah sakit.

Tak terima anaknya jadi korban pengeroyokan, Suparti ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Merangin.

"Saya terus terang tidak terima perbuatan oknum anggota Brimob terhadap adik saya, dan kami dari pihak keluarga sudah melaporkan kejadian ini agar diproses lebih lanjut," jelas salah seorang kakak korban yang minta namanya tidak disebutkan. 

Sementara itu Kapolres Merangin AKBP I Kade Wijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sandy Mutaqqin membenarkan bila ada laporan masuk terkait pengeroyokan oknum anggota Brimob. 

"Ya, laporannya sudah diproses. Namun karena ini berkaitan antar anggota sehingga nanti kita lalui dahulu proses internal. Namun jika melihat dari kronologis kejadian ini pidana murni dan semua unsurnya terpenuhi," jelas Sandy.

(awe/sumber: sindonews.com)

 

Keyword Brimob Sabhara