press enter to search

Rabu, 18/07/2018 23:35 WIB

16 Hotel di Mekkah Dikontrak 3 Tahun untuk Penginapan Jamaah Haji Indonesia

| Minggu, 01/07/2018 02:37 WIB
16 Hotel di Mekkah Dikontrak 3 Tahun untuk Penginapan Jamaah Haji Indonesia Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama, Sri Ilham Lubis. (Foto: Kemenag)

BEKASI (aksi.id) - Pemerintah telah menyewa sebanyak 16 hotel untuk menampung jamaah haji Indonesia. Hotel-hotel itu disewa secara multi years alias tahun jamak selama tiga tahun. 

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Sri Ilham Lubis mengatakan, 16 hotel itu merupakan bagian dari 165 hotel yang dimanfaatkan untuk pemondokan jamaah Indonesia selama di Makkah pada musim haji 1439 H/2018.

Menurut dia, tidak mudah mendapatkan kontrak penginapan untuk tahun jamak.

“Tidak banyak pemilik hotel yang menawarkan penginapannya untuk disewa multi years. Sebab, kebanyakan mereka ingin mendapat keuntungan lebih,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (30/6/2018).

Sri menuturkan, ada tiga syarat agar hotel bisa disewa secara tahun jamak. Pertama, kontrak hotel harus dilakukan dengan pemiliknya langsung bukan perantara. Kedua, harga kontrak berlaku flat (tetap) selama tiga tahun. Ketiga, hotel yang disewa harus berkinerja baik.

Dia mengungkapkan, terdapat 109 hotel yang digunakan tahun lalu untuk disewa ulang (repeat order) secara single year(tahun tunggal) untuk musim haji 1439 H. Sewa ulang didasarkan pada hasil penilaian jamaah, petugas, dan kepala sektor. “Hotel yang disewa kembali ini dinilai memberikan pelayanan yang baik pada musim haji tahun lalu,” kata dia.

Selanjutnya, ada 40 hotel lain yang baru dikontrak secara single year pada musim haji tahun ini. Menurut Sri, proses pemilihan hotel yang baru disewa tersebut memperhatikan kemudahan distribusi katering dan layanan transportasi ke Masjidil Haram.

Sebanyak 165 hotel di Makkah, kata dia, tersebar di tujuh wilayah yaitu Jarwal, Misfalah, Raudhah, Mahbas Jin, Syisyah, Aziziah dan Rei Bakhsy. Hotel terjauh berjarak 4.390 meter, sedangkan terdekat hanya 900 meter dari Masjid al-Haram.  

Untuk Madinah, kata Sri, Kemenag telah menyewa 107 hotel. Sebanyak 32 hotel disewa satu musim penuh. Sementara, 75 hotel lainnya disewa secara paruh waktu.

Kloter pertama jamaah haji Indonesia dijadwalkan mulai diterbangkan ke Arab Saudi pada 17 Juli 2018. Gelombang pertama menuju Madinah, sedangakan gelombang kedua menuju Jeddah.

(lia/sumber: inews.id).