press enter to search

Jum'at, 20/07/2018 03:43 WIB

Kapal TB Yamani II Ditemukan, 9 Kru Selamat

| Sabtu, 07/07/2018 20:27 WIB
Kapal TB Yamani II Ditemukan, 9 Kru Selamat Ilustrasi tim SAR mencari kapal hilang

 

INDRAMAYU (aksi.id) -  Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas III Indramayu menyebutkan kapal Tug Boat BG Yamani II (UJ 007) yang sebelumnya dikatakan hilang kontak di Perairan Balongan Indramayu telah ditemukan keberadaannya.

Sebelumnya, Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak oleh pemilik kapal kepada Tim SAR untuk dilakukan tindakan pencarian serta pertolongan mengingat saat itu saluran komunikasi ke kapal dan nakhoda beserta awak kapal terputus.

Kepala UPP Kelas III Indramayu, Iwan Soemantri mengatakan bahwa kapal Tug Boat BG Yamani II dengan 9 (sembilan) orang awak kapal saat ini telah bersandar di dermaga Tanjung Karawang dengan selamat dan aman.

"Nakhoda kapal Tug Boat BG Yamani II, Edward berhasil dihubungi dan ia mengatakan bahwa kondisi cuaca buruk sehingga mengganggu saluran komunikasi dan kapal harus berlindung di lokasi yang aman. Adapun kapal beserta awak kapal yang berjumlah 9 orang semuanya selamat dan aman," ujar Iwan.

Kapal Tug Boat BG Yamani II milik PT Putra Sihiong Mandiri berbendera Indonesia dilaporkan hilang kontak ketika berangkat dari Bojanegara Banten dengan tujuan Batang-Semarang pada tanggal 30 Juni 2018 lalu.

"Kapal tersebut bermuatan cerobong untuk PLTU Sumur Adem semestinya tiba di Pelabuhan Batang Jawa Tengah pada tanggal 4 Juli 2018. Kondisi cuaca saat itu sedang buruk," jelas Iwan.

Iwan menambahkan bahwa akhir-akhir ini cuaca cenderung ekstrim dan berbahaya bagi pelayaran. Oleh sebab itu, Iwan meminta para pemilik kapal dan nakhoda untuk mengutamakan keselamatan pelayaran.

"Perhatikan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG sebelum berangkat. Ditjen Perhubungan Laut juga rutin menerbitkan maklumat pelayaran tentang kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim yang terjadi di perairan Indonesia. Lengkapi alat keselamatan di atas kapal dan segera berlindung di pulau terdekat bila di tengah pelayaran terjadi cuaca buruk," tutup Iwan.

SEMBILAN KRU

Sebelumnya, kapal ini dilaporkan hilang kontak di sekitar Perairan Balongan Indramayu dalam perjalanannya dari Pelabuhan Bojonegara di Banten menuju Pelabuhan Batang di Jawa Tengah.

"Tim SAR Gabungan masih terus berkoordinasi untuk dapat berkomunikasi dengan awak kapal Tug Boat UJ 007. Terjadi cuaca buruk, sehingga kapal tersebut mencari tempat aman untuk berlindung," kata Koordinator Humas dan Protokoler Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor, Sabtu (7/7/2018).

Joshua mengatakan, sembilan orang di dalam kapal tersebut adalah Edward sebagai Nahkoda, Sugianto (Mualim-I), Laode (Mualim-II), Supriyadi (KKM), Heri Santoso (Masinis-II), Dwi Kartika (Masinis-III), Naharudin (Juru Mudi), Ali Saban (Juru Mudi), dan Rahmad Mansuri (Juru Mudi).

Kapal berjenis Tug Boat (Barge) milik PT Putra Sihiong Mandiri tersebut awalnya diketahui bisa berkomunikasi dengan kapal lainnya, yakni ETI 101 milik syahbandar Indramayu pada 4 Juli 2018 dengan koordinat 06° 09` 71`` S - 108° 28` 57`` E dengan jarak atau radial dari Dermaga Pelabuhan Cirebon 103.07 Nm/357.32°.