press enter to search

Minggu, 23/09/2018 09:39 WIB

Menteri Luar Negeri Inggris Mengundurkan Diri

| Selasa, 10/07/2018 03:35 WIB

LONDON (aksi.id) - Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengundurkan diri pada Senin (9/7), menjadi pukulan keras bagi Perdana Menteri Theresa May beberapa jam setelah menteri Brexit memutuskan mundur.

"Siang ini, Perdana Menteri menerima pengunduran diri Boris Johnson sebagai menteri luar negeri," kata kantor May di Downing Street dalam sebuah pernyataan.



"Penggantinya akan segera diumumkan. Perdana Menteri berterima kasih kepada Boris atas pekerjaan yang dia lakukan," kata pernyataan itu sebagaimana dikutip AFP.

Secara pribadi, Johnson dikabarkan mengkritik rencana May untuk mempertahankan kerja sama ekonomi yang erat dengan Uni Eropa bahkan setelah Brexit, menyebut rencana tersebut sia-sia.

Namun, sejak kabinet menyetujui rencana itu pada Jumat, dia tidak memberikan pernyataan di depan umum.

MENTERI BREXIT

Sebelumnya Menteri Brexit Inggris, David Davis, menyatakan mundur untuk menghentikan Perdana Menteri Theresa Mei yang menyerahkan terlalu banyak kekuatan kepada Uni Eropa, sehingga meningkatkan tekanan terhadap pemimpin Inggris yang berusaha mengatasi perpecahan Brexit.


Davis, yang berkampanye untuk Brexit dalam referendum Inggris pada 2016, mengatakan kepada radio BBC bahwa kesepakatan sulit, yang dicapai dengan tim menteri kabinetnya, memberikan "terlalu banyak, terlalu mudah" kepada perunding UE, yang dia khawatirkan hanya akan meminta lebih banyak.

Undur dirinya pada larut malam, diikuti setidak-tidaknya satu menteri lain di departemen Brexit, adalah serangan terhadap May, yang sejenak didukung pada Jumat setelah membahas kesepakatan untuk menjaga hubungan perdagangan yang mungkin paling dekat dengan kabinetnya demi mendukung rencananya meninggalkan Uni Eropa.

(antara).