press enter to search

Rabu, 17/10/2018 00:24 WIB

Adhi Commuter Properti Targetkan Rp1 Triliun Penjualan LRT City Berbasis TOD

| Minggu, 22/07/2018 14:19 WIB
Adhi Commuter Properti Targetkan Rp1 Triliun Penjualan LRT City Berbasis TOD

JAKARTA (aksi.id) -  Manajemen PT Adhi Commuter Properti (ACP), anak usaha dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menargetkan dapat meraup Rp1 triliun untuk penjualan hunian berbasis transit oriented development (TOD) tahun ini.

“Dengan proyek-proyek yang kami miliki, yaitu properti di 0 km dari stasiun LRT, MRT dan pool bus, kami yakin produk kami akan terserap pasar. Tahun 2018 ini, kami menargetkan penjualan lebih dari Rp1 triliun," kata Direktur Utama ACP Amrozi Hamidi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (22/7/2018).

 
"Dibandingkan dengan Negara-negara lain, harga properti di LRT City masih tergolong murah dan itu yang membuat kami yakin, bahwa proyek-proyek kami akan terserap market," tambahnya.

 

Saat ini ACP menyelenggarakan pameran properti bertajuk LRT City Expo. Pameran proyek-proyek LRT City dengan konsep Urban Lifestyle ini, diselenggarakan di Lotte Shopping Avenue, tanggal 21-29 Juli 2018.

"Seperti diketahui, pembangunan sarana transportasi masal yaitu LRT tahun depan akan beroperasi, dan proyek LRT City yang kami kembangkan bisa menjadi pilihan bagi masyarakat, baik dipergunakan sebagai hunian maupun untuk investasi," jelasnya.

LRT City yang dikembangkan oleh ACP, merupakan sebuah kawasan hunian dan komersial yang berlokasi di area yang terintegrasi dan terkoneksi langsung dengan sistem transportasi masal, salah satunya adalah light rail transit (LRT) Jabodebek.

 

LRT City mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) dengan pendekatan pengembangan kota yang bersifat kompak, mengadopsi tata campuran (mixed-use), maksimalisasi penggunaan angkutan masal seperti LRT, BRT dan KRL serta dilengkapi jaringan pejalan kaki/sepeda.

ACP sangat serius mengembangkan project LRT City. Dengan total lahan seluas 436.694 M2 yang tersebar di 7 lokasi, 7 proyek yang sedang dan akan dikerjakan tersebut menelan investasi total lebih dari Rp12 triliun. 6 Proyek merupakan apartemen dan kawasan komersial, dan sisanya yaitu MTH 27 - Cikoko merupakan Office Building.

"Saat ini, kami memiliki 7 proyek, dan ke depannya kami akan terus mengembangkan LRT City yang lain. Sampai dengan tahun 2022, kami menargetkan akan membangun sebanyak 22 kawasan LRT City," tukasnya.

(bintang/sumber: okezone.com).