press enter to search

Kamis, 28/01/2021 03:00 WIB

Gelombang 6 Meter Rusak Belasan Kapal di Pacitan

| Kamis, 26/07/2018 13:45 WIB
Gelombang 6 Meter Rusak Belasan Kapal di Pacitan

PACITAN (aksi.id) - Gelombang setinggi enam meter menghantam kapal dan perahu tradisional yang sedang bersandar di Pantai Selatan Pacitan, Jawa Timur (Jatim).

Akibatnya belasan perahu rusak sehingga tidak bisa digunakan nelayan untuk mencari nafkah.

Menurut salah satu nelayan Yulianto, perahu tradisional yang bersandar di Pelabuhan Pantai Tamperan, saling berbenturan dengan kapal lain atau menabrak karang, hingga hancur. Akibatnya, belasan kapal rusak tiga di antaranya hancur dan tak bisa digunakan lagi.

“Ombak lebih dari enam meter, ada yang tenggelam perahunya ada yang menabrak perahu ya pecah,” kata Yulianto, Kamis (26/7/2018).

Dia mengatakan, para nelayan belum mengevakuasi bangkai kapal karena masih terjadi gelombang tinggi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan jika akan terjadi gelombang tinggi hingga 6 meter di perairan Sumatera, Jawa, Bali hingga NTT, pada 25-26 Juli 2018. Selain Pacitan, sejumlah wilayah yang menjadi bagian dari Pesisir Pantai Selatan juga dilanda ombak yang tinggi seperti Bantul.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, adanya potensi gelombang laut setinggi 4-6 meter. "Rabu hingga Kamis 26 Juli, akan ada gelombang tinggi yang paling berbahaya diperkirakan setinggi 4-6 meter," katanya, Rabu (25/7/2018) kemarin.