press enter to search

Sabtu, 20/10/2018 00:17 WIB

Mulai Lusa, Wings Air Terbangi Pangkal Pinang-Palembang

Redaksi | Rabu, 08/08/2018 14:24 WIB
Mulai Lusa, Wings Air Terbangi Pangkal Pinang-Palembang Wings Air (Foto.Ilustrasi)

JAKARTA (aksi.id) – Mulai lusa (10/8/2018) Wings Air yang merupakan anggota Lion Air Group bakal melayani penerbangan Pangkalpinang ke Palembang PP.

Durasi perjalanan hanya berkisar 50 menit dengan tarif tiket terjangkau, sehingga memberikan alternatif terbaru dalam melakukan perjalanan yang lebih cepat bagi wisatawan dan pebisnis dibandingkan melalui jalur lain dengan waktu tempuh sekitar 5 – 6 jam.

“Rute Pangkalpinang ke Palembang diterbangi secara berjadwal pergi pulang (PP) setiap hari. Wings Air lepas landas dari Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka (PGK) pukul 09.20 WIB dengan nomor IW1233 pesawat diperkirakan mendarat pada 10.10 WIB di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumsel (PLM),” jelas Direktur Operasi Wings Air Capt. Redi Irawan di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Untuk layanan sebaliknya, di hari yang sama, Wings Air IW1232 akan berangkat dari Palembang pukul 10.30 WIB dan tiba di Pangkalpinang pukul 11.20 WIB.

“Wings Air mempunyai kesungguhan dalam menghubungkan antarwilayah di Indonesia dengan tujuan menawarkan waktu tempuh pendek, jarak yang mudah serta efektif. Dibukanya rute terbaru ini berdasarkan tingginya permintaan traveler yang mengharapkan tersedianya penerbangan langsung khusus akses sektor pariwisata,” ungkapnya.

Dalam kaitannya jaringan di kedua kota, Wings Air menjadi pelengkap layanan Lion Air yang sudah berjalan sampai saat ini. Wings Air akan hadir di jam keberangkatan terbaik sesuai kebutuhan.

Jalur udara Palembang dan Pangkalpinang kata dia, merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis ke wilayah Sumatera sekaligus mendukung program pemerintah mendatangkan wisatawan. Di sisi lain, perekonomian di kedua daerah juga menunjukkan tren pengembangan positif.

“Semoga dengan layanan baru Wings Air, bisa membantu peningkatan investasi, bisnis dan perdagangan,” ujar Redi. (omy)