press enter to search

Sabtu, 15/12/2018 17:16 WIB

Sukses Berbisnis & Miliki 2 Perusahaan Besar, Remaja Berusia 16 Tahun Ini Tinggalkan Sekolah

| Jum'at, 10/08/2018 13:34 WIB
Sukses Berbisnis & Miliki 2 Perusahaan Besar, Remaja Berusia 16 Tahun Ini Tinggalkan Sekolah Josh Brnjac baru berusia 16 tahun namun sudah memiliki dua bisnis. (ABC News: Patrick Wood)

MELBOURNE (aksi.id) - Josh Brnjac baru berusia 16 tahun, namun sudah memiliki bisnis dua perusahaan yang menghasilkan miliaran rupiah setahunnya.

Dan anak muda yang berasal dari Melbourne ini sudah meninggalkan bangku sekolah resmi sejak di kelas 8 (usia sekitar 14 tahun).

"Sebagai anak muda, khususnya di Australia, ada begitu banyak kesempatan di depan kita, dan tinggal bagaimana kita memanfaatkan kesempatan tersebut." kata Josh.

Dilahirkan di Afrika Selatan, Josh pindah ke Australia bersama dengan keluarganya di usia 7 tahun.

Ibunya adalah guru, dan ayahnya bekerja di bidang pendidikan, namun Josh memiliki instink bisnis yang kuat.

Setelah mendapat hadiah sebuah kamera di usia 10 tahun, dia mulai mengambil gambar dan menjual foto-foto bertema alam.

Di usia 12 tahun, Josh menggunakan uang sakunya $90 untuk membuat sebuah situs, sesuatu yang dipelajarinya sendiri lewat YouTube.

Situs itu kemudian menjadi sebuah situs kreatif yang memberikan jasa bahan-bahan visual kepada klien.

Dia sekarang mempekerjakan dua orang staf penuh dan tahun lalu mendapat penghasilan $ 110 ribu (sekitar Rp 1,1 miliar).

"Orang tua saya mendukung dengan semangat, namun mereka tidak memberikan dana untuk mendukung bisnis saya." kata Josh.

"Saya memulainya dengan modal semangat."

Ketika bisnis berkembang, Josh memutuskan berhenti dari sekolah resmi di kelas 8 dan belajar sendiri lewat online.

Bulan Januari lalu, dia mengambil dana dari perusahaan pertamanya, untuk digunakan membangun perusahaan kedua, sebuah bisnis menjual pakaian online dengan target generasi milenial.

Karena itu, dia berhenti sekolah sama sekali.

"Pada awalnya berat karena saya masih berada di bawah umur untuk boleh secara resmi drop out dari sistem pendidikan resmi di Victoria."

"Jadi saya harus menulis surat resmi kepada Kepala Departemen Pendidikan di Victoria untuk mendapat persetujuan, dan dibutuhkan waktu beberapa bulan, namun akhirnya disetujui."

Bisnis jualan pakaian onlinenya sekarang memiliki staf penuh waktu tiga orang, dan sejak diluncurkan bulan Januari sudah mendapatkan pendapatan lebih dari $ 100 ribu.

(fahri/sumber: abc.net.au).