press enter to search

Selasa, 25/09/2018 11:49 WIB

Garuda Ajukan Penerbangan dari Halim ke Bandara Ahmad Yani, Sultan Syarif Kasim II dan Kualanamu

| Rabu, 12/09/2018 21:39 WIB
Garuda Ajukan Penerbangan dari Halim ke Bandara Ahmad Yani, Sultan Syarif Kasim II dan Kualanamu

JAKARTA (aksi.id) - Maskapai Garuda Indonesia diketahui mengajukan rute baru yakni dari Bandara Halim Perdanakusuma ke tiga kota.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Halim Perdanaksuma, Pip Darmono, mengemukakan Garuda Indonesia mengajukan penerbangan ke Bandara Ahmad Yani, Semarang, Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, dan Bandara Kualanamu, Deli Serdang.

"Tim dari Garuda Indonesia juga sudah datang ke kami. Hanya saja penerbangan ke tiga kota itu dari Halim menunggu persetujuan dari TNI AU," ungkap Pip Darmono kepada Aksi.id dan BeritaTrans.com, Rabu (12/9/2018) malam.

Dia mengutarakan pada prinsipnya PT Angkasa Pura II menyambut hangat rencana Garuda Indonesia. "Kami akan menyiapkan dan mengatur arus keberangkatan dan kedatangan penumpang Garuda di terminal," tuturnya.

Sebelumnya Direktur Utama PT Garuda Indonesia  I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra, yang akrab dengan panggilan Ari Askhara,  menyatakan akan memaksimalkan pendapatan dari pasar baru misalnya penerbangan umroh, lalu penerbangan charter ke China, dan membuka rute domestik yang belum dilayani oleh pesaing. 

Salah satu rute domestik itu, dia mengutarakan antara lain penerbangan ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. 

"Jadi, saya harapkan bisa dapatkan satu slot atau dua, mungkin di [Bandara] Halim sehingga bisa bersaing dengan pesaing," tegas Ari, Rabu (12/9/2018).

Strategi itu, dia mengutarakan bagian dari fokus menekan kerugian melalui meningkatkan pendapatan. 

Strategi lainnya adalah meningkatkan pendapatan, sambung Ari, adalah dengan mengubah standar layanan pada penerbangan yang dilayani oleh pesawat ATR. 

"Bagaimana me-redefined pelanggan dengan misalnya ATR diberikan dengan standar Garuda yang saat ini, itu mungkin harus diubah," jelasnya. (moy).