press enter to search

Selasa, 13/11/2018 12:18 WIB

Dari Dirut Garuda, Pahala Mansury Jadi Direktur Keuangan Pertamina

| Kamis, 13/09/2018 11:56 WIB
Dari Dirut Garuda, Pahala Mansury Jadi Direktur Keuangan Pertamina Pahala N. Mansury mengunjungi Nyak Sandang

JAKARTA (aksi.id) - Lagi-lagi direksi PT Pertamina (Persero) mengalami perombakan. Hari ini perusahaan melaksanakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB).

Setelah sebelumnya mengangkat Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama, kali ini Menteri BUMN Rini M Soemarno mendapuk mantan bos Garuda Indonesia, Pahala Mansury sebagai Direktur Keuangan BUMN migas tersebut.

Pahala menggantikan Arief Budiman yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.

 
Pahala Jadi Dirkeu, Ini Formasi Baru Direksi PertaminaFoto: Pahala Mansury (CNBC Indonesia/Anastasia Arvirianty)


Adapun, berdasarkan informasi yang diterima CNBC Indonesia dari jajaran Pertamina, berikut hasil RUPSLB perusahaan migas pelat merah ini:

  • Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Gigih Prakoso sebagai Direktur PIMR (Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko)
  • Memberhentikan dengan hormat Arief Budiman sebagai Direktur Keuangan
  • Mengalihkan penugasan Heru Setiawan sebagai Direktur PIMR (Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko)
  • Mengangkat Pahala N Mansury sebagai Direktur Keuangan
  • Mengangkat Ignatius Talullembang sebagai Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia

Berdasarkan situs resmi Pertamina, Kamis (13/9/2018), Pahala N. Mansury menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) berdasarkan Surat Keputusan No. 242/MBU/09/2018, tanggal 13 September 2018, tentang Pemberhentian, Pengalihan Penugasan dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT Pertamina.


Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk periode April 2017 - 2018. Sebelumnya, peraih gelar MBA Finance dari Stern School of Business, New York University, Amerika Serikat ini pernah bekerja sebagai senior consultant di Booz Allen Hamilton, dan Project Leader pada The Boston Consulting Group hingga 2003. Ia pernah meraih kualifikasi sebagai CFA Charterholder dari CFA Institute.