press enter to search

Selasa, 25/09/2018 11:49 WIB

Jutaan Orang di Filipina Bersiap Hadapi Badai Super Mangkhut

| Jum'at, 14/09/2018 16:32 WIB
Jutaan Orang di Filipina Bersiap Hadapi Badai Super Mangkhut Tentara Filipina mempersiapkan diri untuk operasi SAR

MANILA (aksi.id) - Ribuan orang mulai mengungsi dari wilayah pesisir Filipina setelah badai super yang dinamai Mangkhut tengah menuju negara tersebut.

Badai Mangkhut, yang saat ini telah meningkat menjadi Kategori 4, akan menerjang ujung utara pulau Luzon pada Sabtu.

Sekolah dan perkantoran mulai ditutup dan para petani dilaporkan bergegas menyelamatkan tananamnya.

Sekitar sepuluh juta orang di Filipina berada di jalur badai, bersama jutaan orang lainnya yang berada di kawasan pesisir Cina selatan.

Kawasan Filipina dihantam sekitar 20 jenis badai dan angin ribut lainnya setiap tahunnya.

Otoritas negara itu memperkirakan badai super Mangkhut pada tahun ini merupakan yang terkuat - diameternya bisa mencapai 900km, dengan kecepatan angin berkelanjutan setidaknya 209 km/jam.

Badai ini, yang awalnya memiliki kecepatan 255km/jam dan masuk Kategori 5, telah meluluh-lantakkan kawasan Kepulauan Mariana Utara dan Guam.

baliho iklan di Quezon diturunkan.Hak atas foto REUTERS
Baliho iklan di Quezon City dibongkar untuk persiapan menghadapi hantaman badai.
Map of predicted path of Mangkhut

 

Pihak berwenang di Filipina memprediksi bahwa gelombang laut akibat badai bisa mencapai tujuh meter dan memperingatkan hujan lebat dapat memicu tanah longsor dan banjir bandang.

"Kami benar-benar ketakutan," kata Delaila Pasion, salah-seorang warga setempat yang telah meninggalkan rumahnya. "Mereka mengatakan badai itu sangat kuat, kami takut sekali."

`Saya mau selamatkan cucu-cucu saya`

Topan paling mematikan di negara itu adalah topan super Haiyan, yang menewaskan lebih dari 7.000 orang dan mempengaruhi jutaan orang pada tahun 2013.

Di Hong Kong persiapan sudah berlangsung untuk badai, meskipun perkiraan terbaru menunjukkan Mangkhut akan lolos ke selatan wilayah itu pada akhir pekan nanti.

"Selama musim hujan sebelumnya, setengah dari rumah kami hancur. Jadi, saya ingin menyelamatkan cucu-cucu saya ke tempat yang aman," katanya kepada para wartawan.

A resident secures the roof of his house to a tree in preparation for super typhoon Mangkhut in Candon City, Ilocos Sur province, north of Manila on September 13, 2018Hak atas foto AFP/GETTY
Seorang warga di Filipina tengah memperkuat atap rumahny dari kemungkinan hantaman badai super Mangkhut.

 

Topan paling mematikan di negara itu adalah badai super Haiyan, yang telah menewaskan lebih dari 7.000 orang dan berdampak pada jutaan orang pada 2013.

Di Hong Kong persiapan untuk menghadapi sudah dilakukan, walaupun perkiraan terbaru menunjukkan bahwa badai Mangkhut tidak akan menerpa kawasan itu pada akhir pekan nanti.