press enter to search

Selasa, 16/10/2018 23:58 WIB

Heboh, Doa Ustadz Abdul Somad Bikin Jasad Kakaknya Syahrini Berlinang Airmata

| Jum'at, 28/09/2018 14:32 WIB
Heboh, Doa Ustadz Abdul Somad Bikin Jasad Kakaknya Syahrini Berlinang Airmata

JAKARTA (aksi.id) - Meninggalnya kakak kandung penyanyi Syahrini, Ridwan Zaelani, menyisakan duka yang masih sulit dilupakan keluarga dan kerabat.

Bahkan adik kandung Syahrini, Aisyahrini mengungkapkan kejadian yang tidak biasa saat jenazah Ridwan diperdengarkan suara dan doa dari Ustaz Abdul Somad sebelum dikubur.

Menurut pengakuan yang dia unggah di akun Instagram pribadinya, Aisyahrani mengklaim jenazah abangnya meneteskan air mata saat diperdengarkan suara ulama kondang asal Riau itu. Melalui video tersebut, Abdul Somad memang mengucapkan ucapan duka dan doa terhadap jenazah.

Abdul Somad mengatakan almarhum adalah sahabat dakwah dan pernah menjemputnya saat akan mengisi kajian di Masjid Az-Zikra, Sentul Bogor. Abdul Somad juga mengenang saat pernah diajak bertamu dan bertemu sejumlah anak yatim di rumah almarhum.

Aisyahrini mengatakan bahwa Abdul Somad adalah tuan guru sekaligus ulama pujaan mendiang kakaknya. 

"stlah dapet video ini saya lgs dekatkan ke telinga jenazah kaka saya.. sontak almarhum meneteskan air mata padahal matanya sudah tertutup, ya Allahh trimakasih tuan guruu mohon di maafkan kesalahan nya mohon di doa`kan smoga Allahh mengampuni sgala dosa nya ditrima smua amal ibadah nya," tulis akun syh55, Kamis (27/9).

Diberitakan Antara, Syahrini mengatakan Ridwan meninggal ketika sedang bekerja di sebuah proyek gunung kapur (kuari) di kawasan Rumpin, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (25/9) menjelang magrib. 

Diduga, ada aliran listrik yang mengalir kuat dan mengenai dump truck yang sedang diperbaiki Ridwan bersama Beben, asistennya.

Kabel yang dialiri arus listrik itu mendadak mengenai truk tersebut. Saat itu Ridwan sedang memegang salah satu pintu truk, sementara kakinya menginjak genangan air. Ridwan meninggal di lokasi kejadian, sementara Beben disempat menjalani perawatan namun akhirnya meninggal.

Fenomena Lazarus Sign 

Dokter spesialis saraf Yuda Turana menjelaskan fenomena jenazah meneteskan air mata sangat mungkin terjadi. Dia pun mengungkapkan istilah Lazarus Sign untuk menjelaskan kemungkinan masih berfungsinya beberapa organ dan metabolisme setelah manusia meninggal dunia.

Menurut Yuda, dalam fenomena Lazarus Sign tersebut, ada beberapa jenazah yang sudah dinyatakan meninggal namun tangan atau kakinya bisa bergerak. Beberapa orang awam menganggap mayat tersebut bangkit atau hidup lagi. Padahal hal itu bisa terjelaskan secara medis.

"Saat jantung mati, organ atau bagian otot-otot lainnya masih menyisakan energi, oksigen dan metabolisme di dalam tubuhnya," kata Yuda kepadaCNNIndonesia.com, Jumat (28/9).

Sisa energi yang bisa terjadi dalam hitungan jam itu yang menurut Yuda bisa menjelaskan alasan air mata bisa keluar di kala manusia sudah jadi meninggal. Lazarus sign juga bisa terjadi tak hanya di organ mata atau tangan, tapi bisa juga terjadi di bagian tubuh lain.

Tak hanya fenomena setelah mati, Yuda juga menjelaskan adanya fenomena sebelum manusia mati yang disebut near dead experince atau fenomena lilin. Dalam beberapa kasus yang pernah terjadi di dunia medis, ada beberapa orang yang bisa mengetahui dan berkomunikasi sebelum ia meningggal.

Beberapa di antaranya yakni orang yang bisa menunggu anaknya menikah di hadapannya dan sesaat kemudian dia meninggal dunia. Atau ada orang yang menujukkan dia sangat gembira dan tubuhnya selamat, namun setelah itu dia dinyatakan wafat.

"Dalam dunia kedokteran fenomena alam seperti itu belum semua bisa menjangkau. Tapi dalam beberapa kasus Lazarus Sign atau fenomena lilin itu bisa terjadi," kata Yuda.

Lebih lanjut, Yuda menggarisbawahi dalam dunia medis, seseorang dinyatakan meninggal bisa ditentukan oleh dua macam. Pertama, jika dia secara permanen kehilangan semua aktivitas otak, alias kematian batak otak yang membuat seluruh pernapasan dan fungsi peredaran darah terhenti. Kedua jika jantungnya sudah berhenti total.

 

(lia/sumber: cnnindonesia.com).