press enter to search

Selasa, 16/10/2018 23:15 WIB

Siang Ini Giliran Relawan PRIDE akan Polisikan Pembuat Skandal Sandiaga

Helmi | Jum'at, 05/10/2018 09:43 WIB
 Siang Ini Giliran Relawan PRIDE akan Polisikan Pembuat Skandal Sandiaga Lohgo PRIDE

JAKARTA (Aksi.id) - Relawan Prabowo-Sandi Digital Team (PRIDE) melalui Ketua Hariannya dan Tim Hukum akan menyambangi Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya pada Jumat (5/10/2018) siang.

Sebelumnya, massa simpatisan Jokowi (Projo) telah melaporan Prabowo dan Siaga Uno, terkait dugaan kebohongan publik yang dilakukan  oleh Ratna Sarumpaet, yang belakangan diakui sebagai satu kebohongan.

Ratna ternyata tidak dianiaya oknum ta dikenal, tapi melakukan operasi plastik yang mengakiubatkan mukanya lebam dan bengkak-bengkal.

Ketua Harian Relawan PRIDE, Taufik Hidayat akan melaporkan pembuat dan penyebar berita hoaks dalam situs skandalsandiaga.com dan sandiagaundercover.com ke Direktorat Siber Bareskrim Polri.

"Kami akan melaporkan kembali pembuat situs serta jejaring penyebar informasi hoax itu di media sosial. Kami sudah menghimpun data akun-akun media sosial yang menyebarkan black campaign itu," sebut Taufik dalam siaran pers di Jakarta.

Taufik juga menyatakan ada persamaan dalam akun-akun yang menyebarkan isu tersebut di media sosial.

"Dari data yang kami himpun, akun-akun tersebut dibuat di lokasi dan waktu pembuatan yang sama. Semua akun itu juga merupakan akun robot dari pendukung pasangan Jokowi-Ma`ruf. Ada pada profilenya," lanjutnya.

Relawan Prabowo-Sandi DIgital Team (PRIDE) meminta aparat hukum untuk profesional dalam menangani isu ini demi menjaga kampanye Pemilu 2019 yang kondusif.

"Kami terus memfollowup dan menunggu itikad (dan) keseriusan Polri dalam mengusut tuntas kasus ini. Sudah hampir seminggu tidak ada progress berarti dari Polri. Jangan sampai terkesan aparat tebang pilih dalam mengusut kasus di dunia siber," tandas Taufik.

Sebelumnya, tersebar berita hoax bernada negatif dari website skandalsandiaga.com dan sandiagaundercover.com di media sosial. Walaupun sudah diblokir oleh Kemenkominfo, informasi terkait situs tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial.

Terkait situs tersebut, sudah ada laporan kepada Mabes Polri beberapa waktu lalu. Salah satu pihak yang disebut dalam situs tersebut, Miftah Nur Sabri telah mendatangi Direktorat Siber Bareskrim Polri terkai pencatutan namanya dalam situs tersebut pada hari Jumat (28/09/18) lalu.(helmi)

Keyword

Artikel Terkait :

-