press enter to search

Rabu, 17/10/2018 00:32 WIB

Mantan Budak Seks ISIS Nadia Murad Raih Nobel Perdamaian

| Jum'at, 05/10/2018 17:30 WIB
Mantan Budak Seks ISIS Nadia Murad Raih Nobel Perdamaian Mantan budak seks ISIS, Nadia Murad.

OSLO (aksi.id) - Nobel Perdamaian 2018 diberikan kepada Denis Mukwege dan mantan budak seks ISIS, Nadia Murad, karena perjuangan mereka mengakhiri penggunaan kekerasan seksual dalam konflik bersenjata.

Penghargaan ini diberikan langsung di Institut Nobel Norwegia di Oslo. Penerima Nobel ini dipilih oleh komite lima dari parlemen Norwegia.

Murad adalah perempuan Yazidi dari kota Sinjar di Irak Utara yang pernah disekap sebagai budak seks oleh ISIS. Ia juga merupakan duta besar PBB untuk korban perdagangan manusia.

Ketua Komite Nobel Norwegia, Berit Reiss-Andersen, mengatakan bahwa Murad menunjukkan keberanian yang luar biasa dalam menceritakan penderitaannya sendiri dan mau berbicara atas nama korban lainnya.

Sementara itu, Mukwege adalah seorang dokter spesialis ginekologi yang sudah bekerja untuk mengobati ribuan perempuan dan anak korban pemerkosaan dan kekerasan seksual di Republik Demokratik Kongo.

Tahun ini, ada kandidat penerima Nobel Perdamaian 2018, tertinggi kedua sepanjang sejarah.

Sebanyak 216 dari keseluruhan nominasi itu adalah individu dan 115 adalah organisasi